Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:56wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Ini Syarat Jika Anda Masuk ke Wilayah NTT

Minggu, 14-Februari-2021 16:15

Lakukan Swab sebelum masuk ke wilayah NTT.
Foto : Antara
Lakukan Swab sebelum masuk ke wilayah NTT.
3

KUPANG, NETRALNEWS.COM - Pemerintah Kota Kupang di Provinsi Nusa Tenggara Timur mewajibkan mewajibkan pelaku perjalanan yang akan memasuki wilayahnya membawa surat keterangan yang menyatakan bahwa mereka bebas dari COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan antigen atau RT PCR."Bagi mereka yang memasuki Kota Kupang wajib memiliki surat keterangan bebas dari COVID-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang Ernest Ludji, Minggu, (14/2/2021).

Kebijakan itu, menurut dia, diterapkan mulai Rabu (12/2) guna menekan persebaran COVID-19 di Kota Kupang, yang jumlah kasus infeksi virus coronanya masih meningkat.

"Kebijakan itu ada dalam Surat Edaran Wali Kota Kupang Nomor 006/HK.188/45.443.1/II/2021 yang dikeluarkan 9 Februari 2021, bertujuan untuk memutus rantai penularan COVID-19 di Kota Kupang," katanya.

Ernest menambahkan, pelaku perjalanan yang memasuki wilayah Kota Kupang juga diwajibkan memakai masker serta menaati ketentuan lain dalam protokol pencegahan COVID-19.

"Jika tidak, tidak boleh memasuki wilayah Kota Kupang," ujar Ernest, dilansir Antara.

Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang, jumlah warga yang terserang COVID-19 di Kota Kupang sudah mencapai 3.379 orang dengan jumlah pasien yang sudah sembuh 1.419 orang, pasien yang meninggal dunia 86 orang, dan pasien yang masih dalam perawatan 1.874 orang.

Ernest mengingatkan warga Kota Kupang untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19 di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Reporter :
Editor : Sulha Handayani