Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:01wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Ini Kronologis Perampokan Minimarket di Bekasi, Pelaku Gasak Uang Tunai Rp46 Juta

Sabtu, 30-January-2021 02:18

Polisi meminta keterangan saksi atas kejadian perampokan minimarket yang terjadi di Kampung Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Foto : Antara
Polisi meminta keterangan saksi atas kejadian perampokan minimarket yang terjadi di Kampung Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
13

BEKASI, NETRALNEWS.COM - Jajaran Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi memburu perampok yang membawa kabur uang tunai senilai Rp46 juta dari brankas sebuah mimimarket di Kampung Tegal Danas RT 1/1, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (29/1/2021).

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku ini," kata Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi AKBP Telly Alvin di Cikarang, Jumat.

Telly mengatakan, berdasarkan keterangan petugas keamanan setempat, peristiwa perampokan ini bermula saat karyawan minimarket bernama Kurnia Herawati membuka rolling gate minimarket sekira pukul 05.50 WIB karena hendak masuk untuk persiapan membuka toko.

Pintu tersebut, kata dia, sebenarnya sudah ditutup kembali namun tidak dikunci. Sementara rekan Kurnia, yakni Dadang, masuk ke gudang bermaksud membuka brankas untuk mengambil uang tunai yang akan disetorkan.

Sekitar pukul 06.50 WIB, kata dia, seorang pelaku masuk ke dalam toko dengan modus berpura-pura ingin berbelanja namun ditolak Kurnia dengan alasan belum waktunya jam operasional toko untuk dibuka.

Pelaku kemudian keluar dari minimarket namun tidak berselang lama pria tersebut kembali masuk bersama satu pelaku lain dan langsung melancarkan aksinya.

"Pelaku berusaha menyekap mulut Kurnia, namun Kurnia memberontak dan meminta pertolongan," kata Telly.

Mendengar teriakan Kurnia, Dadang yang kebetulan sedang berada di gudang menghampiri Kurnia namun justru ditodong dengan pisau oleh salah satu pelaku yang memintanya menunjukkan brankas.

"Karena brankas sudah terbuka, uang yang ada di dalam brankas langsung diambil pelaku dan dimasukkan ke kantong plastik. Kemudian pelaku menutup mulut Kurnia dan Dadang dengan lakban. Tangan dan kaki juga diikat memakai tali tambang dan lakban, sementara pelaku langsung bergegas meninggalkan tempat kejadian," ungkapnya.

Kedua korban yang disekap akhirnya berhasil melepaskan diri namun kedua pelaku telah berhasil kabur membawa uang tunai senilai Rp46 juta.

"Korban segera meminta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan kasus ini kepada kami untuk ditindaklanjuti," kata dia. 

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati