Netral English Netral Mandarin
17:20wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Ini Data Terbaru Perkembangan Kasus COVID-19 di DKI pada Hari Minggu

Minggu, 14-Februari-2021 23:40

Data perkembangan kasus COVID-19 di DKI Jakarta, pada Minggu (14/2/2021)
Foto : Twitter Pemprov DKI
Data perkembangan kasus COVID-19 di DKI Jakarta, pada Minggu (14/2/2021)
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jumlah pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta bertambah 4.349 orang sehingga totalnya menjadi 293.538 orang.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, di Jakarta, Ahad, (14/2/2021), dengan total pasien sembuh sebanyak 293.538 orang itu sekitar 93,0 persen dari total kasus positif COVID-19 sebanyak 315.553 kasus.

Jumlah pasien masih dirawat atau diisolasi, turun 1.898 orang dari 19.018 orang menjadi 17.120 orang.

Sedangkan tambahan positif COVID-19 di Jakarta pada Ahad ini 2.496 kasus. Ini hasil dari pemeriksaan usap Sabtu (13/2) pada 10.916 spesimen dengan hasil 2.496 positif dan 7.001 negatif.

Jika dibanding kasus positif sepekan terakhir, penambahan kasus Ahad ini paling rendah dibanding Sabtu (13/2) 3.018 kasus, Jumat (12/2) 3.810 kasus, Kamis (11/2) 2.514 kasus, Rabu (10/2) 3.309 kasus, Selasa (9/2) 3.437 kasus dan Senin (8/2) 3.144 kasus.

"Terlebih jika dibandingkan dengan pertambahan Ahad (7/2) 4.213 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi," tulis laporan itu.

Dari total kasus positif itu, sebanyak 4.895 orang meninggal dunia atau senilai 1,6 persen dari total kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta masih mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir sebesar 23,5 persen atau jauh di atas ketetapan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maksimal lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Jadi, persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Maret 2020 hingga saat ini sebesar 10,9 persen. 

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati