Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:54wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Imlek dan Valentine 2021 Sepi dari Hujatan Haram, TG: Jangan-jangan Mereka Udah Jadi Kafir

Minggu, 14-Februari-2021 19:59

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Istimewa
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi menyinggung kelompok yang kerap memberi label haram kepada orang yang merayakan hari valentine bahkan juga imlek. Teddy heran, tahun ini kaum yang suka mengharam-haramkan tersebut tidak terdengar suaranya.

“Tukang haram-haramin imlek dan valentine masih hidup kan? Kok gak haram-haramin lagi? Jangan-jangan udah jadi kafir nih..” tulis Teddy di akun Twitternya, Minggu (14/2/2021).

Cuitan Teddy lantas direspon oleh netizen seperti terpantau oleh netralnews berikut;

@JafYaya2150: Lagi sibuk main Monopili di dlm Sel..#ASNRadikalHarusDipecat

@sig4rpenjalin: Dunia terasa aman, tentram dan damai.......

@titopontoh: Gegara rekening diblokir bikin berat mengucap kafir...

@Dennyal90053940: udah pada di penjara om Ted

Tahun ini perayaan Imlek dan hari valentine terjadi saat pandemi Covid-19 masih berlangsung sehingga tidak semeriah tahun lalu. Beberapa tokoh maupun pejabat pemerintah juga menghimbau kepada masyarakat agar merayakannya di rumah untuk mencegah penularan Covid-19.

Salah satunya seperti disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia mengajak warga menikmati libur hari raya Imlek di rumah saja dan tidak bepergian bila tidak mendesak.

"Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan libur ini bersama keluarga di rumah, mengurangi kegiatan bepergian kecuali ada kebutuhan mendasar dan mendesak," ujar Anies di Jakarta, Rabu, 10 Februari 2021.

Tak hanya Jakarta, Pemerintah Kota Depok juga telah mengeluarkan surat edaran yang memastikan para ASN dan keluarganya berpergian keluar daerah selama libur Tahun Baru Imlek 2021.

"Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah atau mudik selama periode libur Imlek 11 hingga 14 Februari 2021," kata Pjs Sekretaris Daerah Kota Depok, Sri Utomo, Kamis (11/2/2021).

Sebelumnya pemerintah melalui Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan dalam rangka pengendalian.

Dalam mendukung keberhasilan langkah tersebut, pemerintah juga akan memberlakukan pelarangan bepergian ke luar kota atau melakukan perjalanan jauh bagi ASN, prajurit TNI, anggota Polri, pegawai staf bumn dan pekerja swasta selama masa liburan Tahun Baru Imlek.

"Pelarangan bepergian ke luar kota untuk melakukan perjalanan jauh bagi ASN (PNS), prajurit TNI, anggota Polri, pegawai staf BUMN dan pekerja swasta selama masa liburan Tahun Baru Imlek," ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Jakarta, Senin, 8 Februari 2021.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati