Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:09wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
IHSG Diperkirakan Terkonsolidasi Dibayangi Imbal Hasil Obligasi AS

Selasa, 09-Maret-2021 10:20

Ilustrasi IHSG
Foto : Istimewa
Ilustrasi IHSG
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (9/3/2021) diperkirakan mengalami konsolidasi, yang dibayangi pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.

IHSG dibuka menguat 10,21 poin atau 0,16 persen ke posisi 6.258,67. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,17 poin atau 0,34 persen ke posisi 943,4.

"Secara sentimen pergerakan IHSG hari ini berpotensi terkonsolidasi di tengah risiko tentang imbal hasil obligasi maupun kekhawatiran peningkatan inflasi," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Dari eksternal, risiko yang terkait dengan kenaikan imbal hasil obligasi tetap ada, dengan patokan AS diperdagangkan sekitar level tertinggi 12 bulan, di tengah kekhawatiran bahwa program bantuan pemerintah dapat mendorong ekonomi ke dalam keadaan overdrive dan memicu inflasi.

Pada saat yang sama, risiko inflasi dan biaya pinjaman jangka panjang yang lebih tinggi memicu kekhawatiran atas penilaian ekuitas, terutama untuk saham-saham berteknologi tinggi.

Dari dalam negeri, data pertumbuhan penjualan ritel dengan ekspektasi membaik akan dinanti investor domestik sebagai indikator pemulihan ekonomi nasional.

Adapun produsen CPO mendapatkan sentimen positif dari Swiss yang mengizinkan dan memberikan pembebasan bea masuk atas ekspor CPO dari Indonesia.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 28,48 poin atau 0,1 persen ke 28.714,77, indeks Hang Seng turun 68,87 poin atau 0,24 persen ke 28.471,96, dan indeks Straits Times meningkat 34,61 poin atau 1,13 persen ke 3.105,77.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati