Netral English Netral Mandarin
01:56wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
IHSG Awal Pekan Menguat, Ini Faktor Pendorongnya

Senin, 01-Maret-2021 11:32

Ilustrasi IHSG
Foto : International Investor club
Ilustrasi IHSG
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan menguat mengikuti kenaikan bursa saham kawasan Asia.

IHSG dibuka menguat 40,06 poin atau 0,64 persen ke posisi 6.281,86. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,86 poin atau 1,15 persen ke posisi 955,63.

"Secara sentimen pergerakan IHSG hari ini cenderung menguat terbatas di tengah penantian data inflasi," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Senin (1/3/2021).

Dari domestik, data PMI Manufaktur Indonesia Februari mencapai level 50,9, turun dari periode sebelumnya di level 52,2 seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia.

Di sisi lain, saham-saham produsen otomotif bisa mendapatkan sentimen positif didorong oleh pemberlakuan relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) pada 1 Maret 2021. Sedangkan saham-saham emiten properti juga dinilai cukup menarik seiring dengan suku bunga rendah.

Dari eksternal, Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan paket bantuan COVID-19 senilai 1,9 triliun dolar AS dari Presiden Joe Biden.

Sementara itu, pemulihan ekonomi China melambat pada Februari karena pabrik tutup selama liburan Tahun Baru Imlek dan pembatasan akibat virus mengurangi apa yang biasanya merupakan musim perjalanan yang sibuk.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 657,49 poin atau 2,27 persen ke 29.623,5, indeks Hang Seng naik 364,87 poin atau 1,26 persen ke 29.345,08, dan indeks Straits Times meningkat 11,99 poin atau 0,41 persen ke 2.961,03.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati