Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:12wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Ibunda Konsul ke Psikolog Singapura Soal Ghosting yang Dialami Felicia: Kaget Sekali Saya

Jumat, 12-Maret-2021 16:45

Kaesang Pangarep saat bersama Meilia Lau Ibunda Felicia Tissue beserta anak-anaknya,
Foto : Instagram @kaesangfelicia, fanbase Kaesang Pangare
Kaesang Pangarep saat bersama Meilia Lau Ibunda Felicia Tissue beserta anak-anaknya,
31

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ibunda Felicia Tissue Meilia Lau angkat bicara terkait istilah ghosting. Istilah itu mencuat setelah Kaesang Pangarep meninggalkan Felicia tanpa alasan yang jelas.

Pernyataan ini disampaikan setelah melihat beberapa acara infotainment TV Indonesia dan ada pakar ekspresi wajah dan mantan magician yang sebut ghosting hal biasa. 

Mengetahui hal itu, Meilia tidak sepakat. Tetapi Meilia memaklumi karena menilai pihak tersebut karena bukan seorang psikolog.

Meilia sendiri mengaku mencari tahu fenomena ghosting, karena jaman yang sudah maju. Dia lantas mencarinya di Google untuk pengetahuan dan harapannya masyarakat tau dampak dari ghosting tersebut.  

"Dan saya jg sudah berkonsultasi kepada dokter psikologi di Singapura mengenai hal ini. Kaget sekali saya, krn Felicia tipenya yg pendiam apapun dia telan sendiri," kata Meilia, dikutip dari unggahan Instagramnya, Jumat (12/3/2021).

Ibundanya bersyukur karena Felicia sangat dekat dengan kakaknya. Pada akhirnya, Felicia pun terbuka kepada Ibundanya atas apa yang tengah rasakan. 

"Bisa anda bayangkan ketika jarak yg beda negara dan pandemic saat ini. Dan tiba2 dia diperlakukan seperti itu! Yg biasanya setiap hari mrk berkomukasi, lewat video call," ujar Meilia.

Dia paparkan, semua tiba-tiba hilang. Nomor telepon Kaesang tidak bisa dihubungi. Diketahui ganti nomor telepon dan beberapa nomor telepon yang lainnya juga tidak menjawab. 

Meilia membayangkan, betapa beratnya beban mental seorang putri kecilnya, Felicia. Dia teringat Felicia yang dia timang-timang saat bayi dan dibesarkan hingga dewasa dengan penuh kasih. 

"Tulisan ini saya upload supaya bermanfaat bagi kita semua terutama org tua. Krn kita hrs selalu dekat dgn anak2 kita agar derita dia adalah tanggung jawab kita jg," jelas dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP