Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:53wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Cirebon Terendam Banjir

Senin, 18-January-2021 13:31

Ilustrasi banjir
Foto : Istimewa
Ilustrasi banjir
1

CIREBON, NETRALNEWS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendata terdapat ratusan rumah di Cirebon yang terendam banjir akibat hujan lebat dan meluapnya aliran sungai.

"Sementara yang terdata ada ratusan rumah di beberapa kecamatan yang terendam banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan di Cirebon, Senin (18/1/2021).

Alex mengatakan banjir yang menggenangi ratusan rumah warga di Kecamatan Plered, Klangenan, Arjawinangun, Kapetakan dan Suranenggala rata-rata dengan kedalaman air 50 centimeter sampai 100 centimeter.Menurutnya banjir yang terjadi ini dikarenakan intensitas hujan yang tinggi dengan waktu cukup lama pada Minggu (17/1/2021) sore hingga malam.

"Sehingga ada beberapa sungai yang meluap dan merendam permukiman warga," ujarnya.

Sampai saat ini lanjut Alex, pihaknya terus mendata berapa jumlah rumah yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan.

Sementara Camat Arjawinangun Sutismo mengatakan banjir sempat merendam Kantor Kecamatan Arjawinangun beberapa jam, namun saat ini dipastikan sudah mulai surat.

"Kalau di kecamatan ini setiap tahun pasti terkena banjir, karena posisinya rendah," katanya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli