Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:27wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
HRS Tolak Sidang Virtual, Teddy: Mau Gak Mau, Gue Harus Ajarin Rizieq Soal Ini

Sabtu, 20-Maret-2021 07:55

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Twitter
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi (TG) mengomentari sikap Mantan Pimpinan Front Pembela Islama (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) yang menolak menjalani sidang secara virtual.

Sebelumnya HRS sempat berdebat dengan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menjemputnya untuk menghadiri sidang secara online, di gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jumat (19/3/2021).

Teddy mengatakan seharusnya Rizieq menyadari kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang mengharuskan setiap tempat mengikuti aturan.

Tak hanya soal sidang Teddy juga memberikan contoh seperti salat, apabila kondisi sakit, seseorang boleh melakukan salat dengan posisi duduk dan bisa juga dilakukan tidur.

"Sidang ya sidang, gak ada sidang online atau tidak online. Online dan tidak online itu hanya posisi karena sebuah kondisi. Contohnya sholat, sholat ya sholat, cuma dalam kondisi sakit, ada yg posisi duduk dan ada yg posisi tidur," tulis Teddy di akun Twitternya @TeddyGusnaidi.

Di akhir  cuitannya Teddy merasa harus turun tangan untuk menjelaskan kepada Rizieq Shihab perihal penyelenggaraan sidang virtual.

"Mau gak mau, gue harus ajarin Rizieq soal ini..," ujarnya.

Cuitan Teddy pun direspon berbagai komentar pro dan kontrar oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Sabtu (20/3/2021).

@adiaqa: Sdh jd gayanya dr dulu.. selama ada alasan untuk ngeles pasti d pake untuk ngeles.. walaupun tujuan utamanya adalah menolak..

@NKTI_HARGAMATI: Sebagai terdakwa d dalam hukum harus tunduk dan kenapa terdakwa malah mengatur sepertinya ada yg ga beres tapi apa ya,

@NTerram: Jika gak ngerti duduk perkara nya jgn nge-tweet deh ted, biar gak kelihatan dungu nya.

@gawiex: Jngn di sama in ma ibadah. Allah gak pernah mempersulit umat. Tp Hakim mempersulit rakyat.Udahlah, jangan berlindung di Balik pandemi, kalo mau semua ADIL, semua sidang online. Kali ini lu gw ajarin ngu

@GusSholik: buktinya di ruangan ada bbrp hakim? knp mereka tdk online? kalau alasamya pandemi khan bisa prokes?

@kad_ding: Keknya mmg tuh rijik dijemput pulang ke indo mang cman tuk bkin rusuh

@harewa13: GIMANA ULAMA KERAS KEPALA INI BISA DIKAGUMI ORANG???bingung saya, justru kalo org bebal harusnya dibawa utk dikuliahi dan dinasehatin ulama biar nyadar dari bebal dan ngeyel, lah ini ulama yg suka ceramahi org justru ngeyel&bebal,gmn nasehatin org? teori yes praktek NOOOOOO!!!

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati