Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:03wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
HRS Klaim Diteror Pasukan Elite TNI dan Ditantang Perang Pangdam Jaya, DS: Emang Elu Siapeee?

Sabtu, 27-Maret-2021 18:40

Denny Siregar
Foto : Pojok Satu
Denny Siregar
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Habib Rizieq Shihab menuding adanya teror di kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat, oleh pasukan elite TNI seusai penyelenggaraan acara pernikahan anaknya serta Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Selain itu, Rizieq menuduh Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman menantang perang Front Pembela Islam (FPI).

"Petamburan tempat tinggal saya didatangi oleh Pasukan Koopsus TNI (Komando Operasi Khusus TNI) yang terdiri atas tiga pasukan elite TNI, yaitu Kopassus AD, Marinir AL, serta Paskhas AU. Pasukan Koopsus ini tidak bergerak kecuali dengan perintah Presiden," demikian tertulis dalam eksepsi seusai sidang, Jumat (26/3/2021).

Merasa tergelitik, Denny Siregar mencuit nyinyir di akun pribadinya, katanya: “Emang elu siapeeeeee??”

Denny sebelumnya juga melontarkan pernyataan keras kepada pendukung dan pengikut HRS. 

“Model para pengikut Riziek itu bukan dibangun dari logika berfikir, keilmuan dan kesadaran diri..  Tapi lewat fanatisme dgn gambar2 di baliho, dogma2 bahwa dia ulama dan cucu Nabi dan yang melawannya neraka tempatnya. Hasilnya ? Ya kaya gitu, goblok berjamaah. Gada otaknya,” kata Denny.

Sementara itu Kuasa hukum Rizieq juga menyampaikan eksepsi dengan dibaca langsung oleh Rizieq dalam persidangan. Namun sidang pembacaan eksepsi ini tidak terpantau baik secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) maupun secara virtual di kanal YouTube PN Jaktim.

Habib Rizieq mengaku Koopsus hanya lewat sembari berhenti sebentar di mulut gang markas besar FPI. Namun dia merasa kegiatan Koopsus tersebut sebagai teror.

"Kedatangan Koopsus di Petamburan, walaupun hanya lewat sambil berhenti sebentar di mulut gang markas besar FPI, tapi sempat menakutkan warga. Ini adalah teror untuk saya dan keluarga serta para tetangga saya di Petamburan," ungkap Habib Rizieq.

Lebih lanjut Habib Rizieq mengatakan FPI ditantang perang oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman. Baliho gambar Habib Rizieq juga diturunkan oleh aparat TNI.

"Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman di Monas tidak ada angin dan tidak ada hujan tebar ancaman terhadap FPI bahkan menantang perang FPI. Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman menurunkan pasukan dengan kendaraan perang untuk menurunkan seluruh Baliho ucapan selamat datang untuk saya di seluruh Jakarta. Baliho dengan foto saya mulai diturunkan oleh aparat TNI dan Polri di seluruh Indonesia," ucap Habib Rizieq dinukil detik.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto