Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:46wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
HNW Sebut Upaya Anies Cegah Banjir Kembali Disabotase, FH: Penyebaran Hoax

Jumat, 22-January-2021 11:21

Ferdinand Hutahaean dan Politisi PKS Hidayat Nur Wahid (HNW)
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean dan Politisi PKS Hidayat Nur Wahid (HNW)
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) di akun Twitter-nya mengunggah artikel dari salah satu media yang menulis upaya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan cegah banjir di Ibu Kota disabotase lantaran kabel listrik di Rumah Pompa Dukuh Atas, Tanah Abang, dipotong orang tak dikenal. 

Mengomentari pemberitaan itu, Hidayat menuding sabotase terhadap upaya Anies mencegah banjir di Jakarta bukan pertama kali terjadi. Hal itu dilihat dari cuitannya yang menyebut "kembali disabotase".

"Upaya Gub @aniesbaswedan Cegah Banjir di Ibu Kota Kembali Disabotase, Kabel Listrik Rumah Pompa Dukuh Atas Dipotong Lagi," tulis Hidayat di akun Twitter-nya, @hnurwahid, Kamis (21/1/2021). 

Wakil Ketua MPR itu lantas meminta aparat segera menangkap pelaku dan dihukum karena tindakan yang disebutnya "teror dan sabotase" itu membahayakan warga. 

"Polisi perlu segera tangkap dan hukum keras pelakunya. Agar “teror dan sabotase” yang membahayakan keamanan warga tak terulang lagi," tegas HNW. 

Apa yang disampaikan HNW itu dikomentari oleh eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH) 

Ferdinand berpendapat HNW menyebarkan hoaks lantaran menuduh dan menyimpulkan sendiri bahwa peristiwa pemotongan kabel itu sebagai sabotase padahal polisi belum menangkap pelaku dan memeriksa motif dibalik tindakannya itu. 

Apalagi, lanjut Ferdinand, dalam artikel yang dijadikan acuan HNW menuding "kembali disabotase" itu ditulis pernyataan Kepala Suku Dinas Binamarga Jakarta Pusat, Rakim Sastranegara yang menyebut "ada percobaan pencurian kabel di Rumah Pompa Dukuh Atas", bukan sabotase.

"Menuduh dan menyimpulkan peristiwa ini sebagai SABOTASE sebelum Polisi menangkap pelaku dan memeriksa motif sesungguhnya, dapat dikategorikan PENYEBARAN HOAX," tulis Ferdinand di akun Twitter-nya, Senin (21/1/2021). 

"Terlebih Sudin Binamarga menyebut DUGAAN PENCURIAN KABEL, bukan sabotase. Pak Pol @CCICPolri," cuit @FerdinandHaean3.

Ferdinand menegaskan, peristiwa pencurian kabel itu diframing Hidayat Nur Wahid dan pendukung Anies sebagai tindakan sabotase. 

"Berita di media lain jelas mengutip bahwa ini Pencurian kabel, bukan sabotase seperti opini yang di framming @hnurwahid dalam cuitannya yang kemudian dinaikkan medol jadi berita," tandasnya.

"Ditambah lagi pentol korek hantu Ancol framming yang sama dengan kalimat Sabotase. Pak Pol @CCICPolri," pungkas Ferdinand. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli