Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:16wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Pakar: Silakan Konsumsi Obat Herbal untuk Para OTG COVID-19

Rabu, 06-January-2021 18:20

Konsumsi herbal baik bagi para pasien OTG Covid-19.
Foto : Herbalis
Konsumsi herbal baik bagi para pasien OTG Covid-19.
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejak awal Covid masuk negara Indonesia, dokter spesialis Paru-paru, Eva Sri Diana mengatakan, dirinya sudah berhadapan dan menyentuh langsung pasien Covid bahkan sampai hari ini.

Menurut dia, Covid adalah penyakit yang belum jelas obatnya, bahkan betul itu adalah Virus atau mutan dr virus atau jamur atau kuman, sampai ini juga belum bisa dipastikan.

Penyakit ini bisa sembuh sendiri, jika virus yg masuk sedikit atau mmg jenis strainnya jinak. Jadi kita tidak bisa prediksi, walau imun baik pun, jika strainnya ganas. Bahkan atlett yang rajin olah pun, yang dianggap paling sehat tetap bisa tumbang karena covid ini.

Pengobatan pasien covid saat ini adalah mengobati gejala yang disebabkannya, yang mengobati penyakit penyerta yang diderita pasien.  Seperti halnya penyakit demam berdarah, tidak bisa di prediksi

Penanganan cepat dibutuhkan untuk bisa atasi gejala dan penyakit penyerta, agar bisa membantu imun  untuk melawan virus

“Maksud saya cerita ini, tolong jika sudah bergejala, apalagi sudah lemas sesak, jangan ditahan dirumah. Karena jika ditahan tahan, pasien akhirnya datang juga ke kami tapi dalam kondisi kritis, bahkan kadang pembuluh darahnya saja sudah sulit dicari, sehingga bisa terjadi kematian,” tutur dr Eva, dalam WAG, Rabu, (6/1/2021).

Ia menyarankan, untuk yang tanpa gejala atau ringan, silahkan dengan segala obat obat tradisional/herbalis. Tapi jangan sampai minum obat dokter hanya berdasar rekomendasi teman yang pernah sakit Covid. Karena belum tentu sakitnya sama.

“Soalnya ada kasus, pasien saya ngga mau ke rumah sakit, hanya mau konsumsi al quds dr salah satu ustad kondang, datangnya sudah berat, dan tidak tertolong,” ujar dr Eva.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani