Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:13wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Heboh Ustaz Waloni Protes Minta 'Kursi Gereja' Diganti 'Kursi Islam', FH: Benda Mati pun Bersalah dan Beragama

Kamis, 15-April-2021 16:05

Tangkapan layar  video Yahya Waloni tatkala sedang mengisi ceramah di suatu acara
Foto : Terkini.id
Tangkapan layar video Yahya Waloni tatkala sedang mengisi ceramah di suatu acara
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di sosial media warganet ramai gunjingkan video berisi adegan di mana Ustaz Yahya Waloni protes ke panitia dan menolak kursi karena dianggap “kursi gereja” dan minta “kursi Islam”.

Ferdinand Hutahaean ikut menanggapi hal itu. Ferdinand heran mengapa benda pun dianggap bersalah dan seolah memiliki agama.

“Hahahaha, kasihan orang banyak mendengar ceramah dari org sprt ini. Benda matipun bersalah dan punya agama. Kasihan masib iman orang2 yang hadir mendengar ceramah dari mulut org sprt ini,” kata Ferdinand, Kamis (15/4/21).

Untuk diketahui, baru-baru ini sebuah video Yahya Waloni tatkala sedang mengisi ceramah di suatu acara kembali beredar.

Video ceramah tersebut diunggah di kanal YouTube Zhinyal Islam pada Minggu, 11 April 2021, bertajuk “Pesan Penting.!! Ustadz Yahya Waloni Menjelang Ramadhan 2021”.

Di pertengahan ceramah, pendakwah yang dikenal “keras” oleh publik itu tiba-tiba komplain pada panitia dan meminta agar tempat duduknya segera diganti.

Adapun hal itu ia lakukan lantaran beranggapan bahwa tempat duduk yang disediakan oleh panitia untuknya adalah “kursi gereja”.

Oleh karena itu, ia pun meminta mereka agar segera menggantinya dengan kursi lain yang kemudian ia sebut sebagai “kursi Islam”.

“Yesus tak ada hubungannya dengan Nabi Isa. Kita tidak boleh ganggu, itu Tuhannya Kristen, tapi Isa adalah Nabi kita,” ujar Yahya Waloni sebelum melayangkan komplain kepada panitia acara, dikutip terkini.id pada Rabu, 14 April 2021.

“Eh, supaya cepat saya ceramah, begini. Ini (sambil mengetuk-ngetuk meja) meja ini, kayu jati meja ini,” sambung Yahya, tiba-tiba memperhatikan meja kayu di hadapannya.

“Mahal ini. Ini kayu jati, yang buat ini (video dipotong/disensor). Angkat ini, kursi gereja ini. Ganti kursi Islam,” titahnya tiba-tiba.

“Saya sudah cukup senang-senang begitu. Saya cari yang keras-keras.”

Sambil berdiri dan menunggu kursinya diangkat dan diganti, Yahya Waloni pun menghadap ke jemaah yang sepertinya merupakan rombongan ibu-ibu.

“Bu, Bu, mau ceramah keras atau lembek? Panjang atau pendek?”

Ibu-ibu jemaah yang hadir lantas menjawab dengan lantang bahwa mereka suka ceramah yang keras serta panjang.

“Ah, keras, panjang lagi. Itulah orang Islam,” tanggap Yahya Waloni, tampak puas dengan jawaban jemaahnya.

Tak lama kemudian, Yahya pun kembali duduk seusai panitia selesai mengganti kursi empuk berukirnya dengan sebuah kursi kayu biasa.

“Nah, ini baru kursi ceramah. Yang tadi itu kursi pemalas. Itu tadi kursi mau nikah. Itu, itu sana. Itu di gereja cocok, di masjid gak boleh,” ucap Yahya Waloni, seperti dikutip terkini.id.

“Saya sudah lama pakai itu, malas,” pungkasnya dinukil Terkini.id. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto