Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:40wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Heboh Pigai Disandingkan Gorila, Kapolri Ditagih Janjinya, Muannas: Ditangkap Bukan Dikritik!

Senin, 25-January-2021 11:25

Heboh Pigai Disandingkan Gorila, Kapolri Ditagih Janjinya, Muannas sebut Ditangkap Bukan Dikritik!
Foto : Istimewa
Heboh Pigai Disandingkan Gorila, Kapolri Ditagih Janjinya, Muannas sebut Ditangkap Bukan Dikritik!
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kasus pernyataan berbau sara dan penuh juaran kebencian kembali mencuat. Kali ini harus dialami oleh Natalius Pigai, mantan anggota Komnas Ham. Fatalnya, yang menyatakan adalah tokoh penting dalam sistem Pemerintah Jokowi.

Pengacara Muannas Alaidid akhirnya ikut akngkat bicara. Ia mengusulkan kepada Kapolri agar penghina tersebut ditangkap dan diadili.

"Ditangkap bkn dikritik, apalagi pak kapolri sdh janji soal transparansi berkeadilan tak peduli siapa dia, pelaku hrs dijerat kebencian sara srta penghapusan diskriminasi ras & etnis," tegas Muannas.

Sementara sebelumnya diberitakan, Ambroncius Nababan, yang diduga merupakan pendukung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, dikritik atas ujaran rasisme terhadap mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) asal Papua, Natalius Pigai. Ujaran rasisme itu termuat dalam unggahan akun Facebook yang diduga milik Ambroncius.

Dalam tangkapan layar yang beredar di media sosial, diduga Ambroncius mengunggah foto Natalius Pigai dan menyandingkannya dengan foto gorila. Di unggahan lainnya, dia mengomentari pemberitaan yang berisi pernyataan Natalius bahwa rakyat berhak menolak vaksinasi Covid-19.

"Mohon maaf yg sebesar-besar nya. Vaksin sinovac itu dibuat utk MANUSIA bukan utk GORILLA apalagi KADAL GURUN. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu di vaksin. Faham?" Begitu teks yang tertulis dalam unggahan tertanggal 12 Januari itu.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto