3
Netral English Netral Mandarin
02:27 wib
Kementerian Lingkungan Hidup mengungkap ada peningkatan titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan di beberapa provinsi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kegiatan sekolah tatap muka bisa dilakukan pada semester kedua tahun ini, atau tepatnya pada Juli 2021 mendatang.
Heboh Aksi Hujan-Hujanan Jokowi di NTT Demi Perjuangkan Ketersediaan Air

Selasa, 23-Februari-2021 16:55

Aksi hujan-hujanan Jokowi di NTT
Foto : Inews.id
Aksi hujan-hujanan Jokowi di NTT
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyusuri persawahan di tengah hujan dan petir saat meninjau lahan food estate di Desa Makata Keri, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021) siang.

Presiden bahkan rela basah-basahan saat masuk ke sawah di tengah hujan.

"Sepagi ini saya telah meninggalkan Jakarta menuju Nusa Tenggara Timur untuk kunjungan selama sehari.  Saya hendak ke dua lokasi di provinsi itu, yakni meninjau kawasan lumbung pangan di Kabupaten Sumba Tengah dan meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka," cuit Jokowi melalui akun Twitternya sebelum sampai NTT.

"Hujan lebat di Desa Makata Keri, Sumba Tengah, saat saya datang meninjau lumbung pangan baru di NTT ini, siang tadi," kata Jokowi saat sampai di lokasi. 

"Luasnya 5.000 ha untuk padi dan jagung. Kendalanya hanya soal ketersediaan air. Untuk itulah pemerintah membangun ratusan sumur bor dan beberapa embung di sana," kata Jokowi.

"Saya menginstruksikan Menteri PUPR melihat potensi pembangunan bendungan, dan Menteri Pertanian memberi bantuan alat mesin pertanian kepada petani setempat. Dengan food estate di Kalteng, Sumut, dan NTT ini, akan terbangun ketahanan pangan yang baik di negara kita," tandasnya.

Untuk diketahui, setiba di lokasi food estate awalnya rombongan Presiden disambut dengan hujan lebat disertai petir. Tak mau hanya berdiam di mobil, Jokowi nekat turun dan berjalan sendirian ke tengah persawahan dengan membawa payung.

Setelah berada di tengah sawah, barulah rombongan lainnya menyusul.

Diketahui, kawasan food estate di Sumba Tengah terbagi dalam lima zona dengan total luasan mencapai 5.000 hektare.

Tahun ini diwacanakan luas lahan ditambah hingga 10.000 hektare. Hadir dalam kunjungan kerja ini , Mentan Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan didampingi Bupati Sumba Tengah Paulus SK Limu.

Kunjungan ini merupakan serangkaian agenda Jokowi datang ke NTT. Setelah ke Sumba tengah, rombongan akan berlanjut ke Mauemere di Kabupaten Sikka untuk meresmikan Bendungan Napun Gete.

Sebelumnya setiba di Bandara Tambolaka, Jokowi disambut Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. Sepanjang perjalanan, rombongan Presiden di elu–elukan warga yang membanjir pinggiran jalan. Mereka berusaha untuk mendekati iring-iringan rombongan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto