Netral English Netral Mandarin
16:16wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Wow! Harun Yahya, Si Pemerkosa Jadi Referensi Buku Sekolah di Indonesia, EK: Pantesan Lulus Ketularan Ngaco

Selasa, 12-January-2021 16:09

Ilustrasi Harun Yahya, Pemerkosa Jadi Referensi Buku Sekolah di Indonesia
Foto : GoRiau.com
Ilustrasi Harun Yahya, Pemerkosa Jadi Referensi Buku Sekolah di Indonesia
29

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi berang. Melalui akun Twitternya, Selasa (12/1/21) menulis: "Harun Yahya, penceramah agama yang mengkritik teori Darwin dengan logika ndobos. Eh, ternyata bukunya dipakai juga buat ngajarin anak-anak Indonesia. Jadi buku pelajaran biologi."

"Pantesan ketika lulus mereka jadi ketularan ngaco," tegas Eko.

Sementara sebelumnya diberitakan, Adnan Oktar, otak sekaligus pemimpin aliran sesat asal Turki, dihukum 1075 tahun penjara atas sederet kejahatan. Adnan Oktar dikenal luas dengan nama Harun Yahya.

Seperti diketahui Harun Yahya yang dibekuk petugas kepolisian di Istanbul, Turki, pada tahun 2018 resmi divonis hukuman penjara 1.075 tahun. Vonis tersebut diputuskan pada Senin (11/1/2021) waktu setempat seperti dikutip Detik.com.

Adnan Oktar alias Harun Yahya sepanjang karier kejahatannya telah melakukan berbagai aksi gelap dan sesat selama puluhan tahun. Para pengikutnya disebut-sebut telah melakukan pelecehan seksual, pemerasan, pencucian uang, hingga kegiatan spionase ilegal.

Sosok yang dikenal sebagai seorang cendekiawan dengan banyak buku dan video-video dakwah soal Islam itu diadili di Turki bersama dengan 236 orang pengikutnya. Demikian seperti dikutip dari Bloomberg pada Selasa (12/2/2021).

Harun Yahya terbilang amat populer di Turki sepanjang kariernya sebagai pendakwah. Salah satu buku populernya adalah Atlas of Creation yang menuliskan tentang penciptaan manusia dari sudut pandang Islam.

Popularitasnya meningkat sebab acara televisi provokatif yang ditayangkan di channel pribadinya. Seringkali di layar dia menampilkan diri sebagai sosok pemimpin aliran sesat tersebut dikelilingi oleh perempuan muda yang disebutnya sebagai Kittens atau "anak-anak kucing".

Tidak jarang para perempuan muda tersebut berpakaian terbuka ketika mendengarkan dakwah dari Harun Yahya. Tidak hanya soal agama, Adnan Oktar alias Harun Yahya juga kerap bicara soal hal-hal politik.

Setelah dianggap sesat dan terbukti melakukan deretan kesalahan yang dilakukannya selama puluhan tahun, Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama dengan sederet pengikutnya ditangkap polisi di tahun 2018. Buntut dari penangkapan itu channel TV-nya dibungkam hingga akhirnya kini Adnan Oktar bakal mendekam di penjara selama 1.075 tahun.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto