Netral English Netral Mandarin
07:40wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Harganya Rp354 Miliar, Inilah Sejumlah Kecanggihan Pesawat yang Diekspor Indonesia ke Senegal

Minggu, 21-Maret-2021 23:00

Penyerahan pesawat CN235 dari Dirut PTDI, Elfien Goentoro, kepada KASAU Senegal, General Papa Souleymane Sarr disaksikan Menhan Prabowo.
Foto : PT Dirgantara Indonesia
Penyerahan pesawat CN235 dari Dirut PTDI, Elfien Goentoro, kepada KASAU Senegal, General Papa Souleymane Sarr disaksikan Menhan Prabowo.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) mengekspor satu unit pesawat terbang CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) senilai Rp354 miliar untuk Angkatan Udara Senegal.  

Hingga saat ini, PT DI telah berhasil memproduksi dan mengirimkan pesawat CN235 sebanyak 69 unit untuk dalam negeri maupun luar negeri.

Direktur Utama PT DI Elfien Goentoro mengatakan, seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Minggu (21/3/2021) pesawat CN235-220 MPA ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain dapat lepas landas dengan jarak yang pendek dengan kondisi landasan yang belum beraspal dan berumput, mampu terbang selama delapan jam dengan sistem avionik glass cockpit, autopilot, dan adanya winglet di ujung sayap agar lebih stabil dan irit bahan bakar.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan Tactical Console (TACCO), 360⁰ Search Radar yang dapat mendeteksi target yang kecil sampai 200 NM (Nautical Mile) dan Automatic Identification System (AIS), sistem pelacakan otomatis untuk mengidentifikasi kapal sehingga dapat diperoleh posisi objek yang mencurigakan.

Kemudian terdapat juga Forward Looking Infra Red (FLIR) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target, serta mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi, baik dalam kondisi siang maupun malam hari.

Dari total sebanyak 286 unit populasi pesawat CN235 series di dunia, saat ini PT DI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat CN235.

 

Reporter :
Editor : Irawan HP