Netral English Netral Mandarin
05:19wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Harga Mata Uang Kripto Anjlok Seiring dengan Merosotnya Indeks Dolar AS 

Jumat, 19-Februari-2021 09:00

Ilustrasi bitcoin.
Foto : infokpm
Ilustrasi bitcoin.
11

NEW YORK, NETRALNEWS.COM - Uang kripto atau cryptocurrency, Bitcoin anjlok dari rekor tertinggi 52.640 dolar AS yang dicapai hanya dalam semalam. 

Harganya memang telah melonjak sekitar 79 persen sepanjang tahun ini karena minat institusional mendapatkan momentum, mendorong beberapa analis untuk memperingatkan bahwa reli bisa tidak berkelanjutan.

Sedangkan, Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua dalam hal volume dan kapitalisasi pasar, mencapai rekor tertinggi 1.939 dolar AS, melonjak hampir 1.400 persen sepanjang tahun ini.

Minggu lalu, Chicago Mercantile Exchange meluncurkan ether berjangka, mata uang digital atau token yang memfasilitasi transaksi di blockchain ethereum. Ether berjangka terakhir naik 4,00 persen pada 1.925,30 dolar AS.

"Untuk saat ini, ini adalah perdagangan spekulatif, tapi pasti ada tempat untuk itu dalam perekonomian besok," kata Analis Mata Uang Senior TD Securities, Mazen Issa, di New York. 

“Ini tidak akan hilang tetapi ada banyak spekulasi yang terjadi, dan aspek FOMO (Fear Of Missing Out), adalah komponen utama.”

Sementara itu, Dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), mengakhiri kenaikan dua hari beruntun saat harapan pemulihan ekonomi yang cepat dari krisis kesehatan global diredam oleh data pasar tenaga kerja yang mengecewakan, membuat pelaku pasar dalam sentimen menghindari risiko.

“Sulit untuk merujuk apa yang menarik dolar lebih rendah hari ini,” kata Issa.

Indeks dolar turun 0,33 persen menjadi 90,601 setelah dua hari berturut-turut naik. Sementara Euro naik 0,38 persen menjadi 1,2086 dolar setelah meluncur 0,5 persen semalam, terbesar dalam dua minggu.

Yen menguat terhadap greenback dan terakhir hampir datar di 105,685, tetapi masih di bawah rata-rata pergerakan 200 hari.

Sterling naik 0,77 persen terhadap dolar dan terakhir di 1,397 dolar, dan mencapai tertinggi terhadap euro pada 86,525 pence. Pound adalah mata uang G10 dengan kinerja terbaik terhadap dolar tahun ini. Demikian seperti dikutip dari Antara.

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP