Netral English Netral Mandarin
16:11wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Harga Kedelai Dunia Naik, Bagaimana dengan Tahu dan Tempe?

Jumat, 02-April-2021 06:20

Meski Harga Kedelai Dunia Naik, Tahu dan Tempe Stabil.
Foto : Sehatq
Meski Harga Kedelai Dunia Naik, Tahu dan Tempe Stabil.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Direktur JenderalPerdagangan Dalam Negeri Syailendra menegaskan, pemerintah bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk menjaga harga kedelai impor di tingkat pengrajin tahu dan tempe di kisaran Rp9.750—Rp9.900/kgdan hargadi tingkat gudang importir Rp9.200—Rp9.300/kg. 

Sehingga,harga tahu masih terus stabil di kisaran Rp650/potong dan harga tempe di kisaran Rp16.000/kg. “Meskisaat ini terjadi sedikit kenaikan harga kedelai dunia,Kemendagmenjamin stok kedelai penyediaan April 2021 masih cukup untuk memenuhi kebutuhan industri pengrajin tahu dan tempe nasional dengan harga yang stabil dan terjangkau,”tegas Syailendra, Kamis, (1/4/2021).

Menurut data Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai dunia untuk penyediaan April 2021berada di kisaran USD 14,33/bushels, terdapat kenaikan harga di kisaran3,69 persen dari penyediaan Maret2021 yang sebesarUSD 13,82/bushels. Meski demikian, diharapkan harga kedelai dunia dapat segera terkoreksi menurun pada periode selanjutnya.

“Harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe tersebut merupakan dampak pergerakan harga kedelai dunia yang terjadi sejak pertengahan tahun lalu hingga sekarang,”jelas Syailendra.Selanjutnya, Kemendag akan terus memantau dan mengevaluasipergerakan harga kedelai dunia,baik ketika terjadi penurunan atau pun kenaikan. Hal tersebutdilakukanuntuk memastikan harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe serta harga tahu dan tempe di pasar berada di tingkat yang wajar.

Syailendra juga mengimbau kepada para importir yang memiliki stok kedelai untuk terus memasok kedelai secara rutin kepada seluruh pengrajin tahu dan tempe,termasuk anggota Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo), baik di Pusat Koperasi Tempe Indonesia provinsi maupun Koperasi Tempe Indonesia kabupaten/kota seluruh Indonesia.“Kami harapproduksi tahudan tempe dapat terus berjalan. Sehingga,masyarakat tetap mendapatkan tahu dan tempe dengan harga yang terjangkau,”tutupSyailendra.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani