Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:28wib
Singapura akan melarang masuk orang yang dalam 14 hari belakangan memiliki riwayat perjalanan ke India, negara yang kini sedang dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memutuskan untuk memperpanjang masa larangan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Haikal Duga HRS Ditahan Hingga 2024 dan Berkaitan Dengan Wacana Presiden 3 Periode

Selasa, 23-Maret-2021 10:30

Foto :
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan mempertanyakan sidang kasus kerumunan dengan terdakwa Habib Rizieq yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Haikal juga menyinggung soal pengakuan Habib Rizieq bahwa dirinya dipaksa, didorong dan hinakan oleh petugas yang hendak membawanya ke ruangan di Bareskrim Polri untuk menjalani sidang online pada Jumat (19/3/2021).

"Mengapa hanya BELIAU yang dilakukan sidang Online bahkan dipaksa, didorong dan disakiti?," kata @haikal_hassan, Selasa (23/3/2021).

Lebih lanjut, Haikal menyebut bahwa ada indikasi mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu bakal ditahan hingga 2024.

Haikal menduga, hal itu dilakukan untuk menggembosi gerakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 terkait wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

"Sangat jelas indikasi BELIAU akan ditahan sd 2024. Bukankah katanya pasal bisa dicari-cari?" cuit juru bicara PA 212 itu.

"Saya menduga ini erat kaitannya dengan gembosi mobilisasi 212 dalam rangka memuluskan 3 periode," demikian kicauan @haikal_hassan.

Seperti diberitakan, Pengadilan Negeri Jakarta Timur mulai menggelar sidang kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung serta kasus swab test di RS Ummi Bogor dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab.

Sidang tersebut digelar secara virtual dan disiarkan melalui akun YouTube Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Habib Rizieq sendiri menjalani sidang online ini dari ruangan yang disiapkan di Bareskrim Polri.

Pada sidang perdana, Selasa (16/03/2021), Habib Rizieq memprotes sidang yang digelar secara virtual. Ia meminta majelis hakim untuk dihadirkan langsung di ruang sidang PN Jakarta Timur. Namun karena tidak dikabulkan majelis hakim, Rizieq memutuskan walk out. Sidang pun diputuskan hakim untuk ditunda.

Sidang kemudian dilanjutkan pada Jumat (19/3/2021) dengan agenda pembacaan dakwaan. Dalam sidang itu, Habib Rizieq jkembali melakukan aksi penolakan terhadap sidang online. Ia cekcok dengan jaksa, kemudian memarahi dan memprotes operator penyiaran yang merekamnya di lorong rutan Bareskrim Polri.

Ketika tiba di ruangan sidang di Bareskrim Polri, Habib Rizieq mengadu ke majelis hakim bahwa dirinya didorong, dipaksa dan dihinakan oleh petugas yang membawanya ke ruangan itu.

"Saya didorong, saya tidak mau hadir. Saya sampaikan ke majelis hakim, saya tidak ridho dunia akhirat. Saya dipaksa, didorong, dihinakan," kata Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga kembali menyampaikan bahwa dirinya menolak menjalani sidang secara online dari Bareskrim Polri. Ia bersikeras untuk hadir langsung di ruang sidang PN Jakarta Timur.

Habib Rizieq bahkan mempersilakan majelis hakim untuk melanjutkan sidang tanpa kehadiran dirinya apabila sidang tersebut tetap digelar secara virtual.

"Silakan majelis hakim melanjutkan persidangan tanpa saya, karena saya tidak menghendaki secara online. Saya siap menunggu di dalam sel terserah ingin divonis berapa tahun," tegas Habib Rizieq.

Menanggapi hal itu, majelis hakim tetap mempersilakan jaksa penuntut umum (JPU) membacakan surat dakwaan. Hakim juga mengingatkan Habib Rizieq mematuhi persidangan.

Selama sidang berlangsung, Habib Rizieq tidak menjawab sejumlah pertanyaan hakim terkait kewajibannya hadir di sidang. Ia justru melakukan aksi sujud dari pojok ruangan sidang Bareskrim. Aksi itu dilakukan Rizieq saat hakim meminta tanggapannya terkait berkas dakwaan yang dibacakan jaksa.

"Apakah dakwaan tersebut saudara menggunakan hak saudara mengajukan keberatan atau eksepsi?" tanya hakim. Namun, Rizieq terus bergeming dan mengabaikan pertanyaan hakim.

Untuk diketahui, Habib Rizieq Shihab akan kembali menjalani sidang atas sejumlah perkaranya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (23/3/2021) hari ini. Habib Rizieq masih dijadwalkan mengikuti persidangan secara online atau virtual.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli