Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:25wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Habib Rizieq Seret Mahfud MD Saat Sidang Pembacaan Eksepsi

Sabtu, 27-Maret-2021 00:05

Habib Rizieq Shihab.
Foto : Dokumentasi Netralnews
Habib Rizieq Shihab.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) membacakan nota keberatan atau eksepsi dalam sidang kasus kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jumat (26/3/2021).

Dalam eksepsinya, Habib Rizieq menyinggung nama Menko Polhukam Mahfud MD terkait kerumunan yang terjadi saat penjemputan kepulangannya dari Arab Saudi di Bandara Soekarno-Hatta pada (10/11/2020) lalu.

"Ledakan jumlah massa penjemput di Bandara adalah akibat dari pengumuman kepulangan saya dari Saudi yang diumumkan langsung oleh Menko Polhukam Mahfud Md di semua media TV nasional sambil mempersilakan massa datang untuk menjemput," kata Habib Rizieq.

Menurut Habib Rizieq, jumlah massa dalam kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta jauh lebih banyak dari kerumunan yang terjadi saat pernikahan anaknya sekaligus acara Maulid Nabi Muhammad di Petamburan.

"Kerumunan Bandara jauh lebih besar dibandingkan dengan kerumunan Maulid di Petamburan. Dari segi jumlah massa dalam kerumunan Bandara mencapai jutaan orang, sedangkan jumlah massa dalam kerumunan Maulid di Patamburan hanya beberapa ribu saja," ujarnya.

Selain soal jumlah massa, Habib Rizieq juga menyebut bahwa dari segi protokol kesehatan, kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta tidak mengikuti prokes, sedangkan kerumunan di Petamburan mengikuti protokol kesehatan walaupun akhirnya tanpa disengaja ada terjadi pelanggaran.

Namun, lanjut Habib Rizieq, kerumunan yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta tidak proses hukum seperti kasus kerumunan di Petamburan yang menjeratnya.

"Anehnya, kerumunan bandara yang tanpa prokes tidak pernah diproses hukum, dan Menko Polhukam RI MahfuMahfud MD yang mengumumkan dan mempersilakan massa untuk datang ke bandara, tidak dituduh sebagai penghasut kerumunan," tuturnya.

"Berbeda dengan kerumunan Maulid di Petamburan yang sudah mengikuti prokes dan jumlah massanya tidak sebanyak kerumunan bandara justru Kepolisian dan Kejaksaan sangat heroik memprosesnya, sehingga saya dan panitia dituduh sebagai penghasut kerumunan serta dijerat dengan pasal hasutan," ungkap Habib Rizieq.

Seperti diketahui, Habib izieq didakwa melakukan penghasutan yang berimbas pada kerumunan acara pernikahan anaknya yang berbarengan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat.

Dalam perkara itu, Habib Rizieq didakwa dengan pasal berlapis yakni Pasal 160 KUHP jo Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan atau Pasal 216 KUHP atau Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan atau Pasal 14 Ayat (1) UU Wabah Penyakit Menular dan Pasal 82 Ayat (1) jo Pasal 59 Ayat (3) UU Ormas.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati