Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:40wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Guntur Romli Sindir Anies Resmikan Patung Tokoh Komunis: Kalau Jokowi atau Ganjar, Monaslimin Demo Berjilid-jilid

Senin, 15-Maret-2021 13:19

Politisi PSI Guntur Romli
Foto : Twitter
Politisi PSI Guntur Romli
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohammad Guntur Romli mengungkapkan kalau sejak dibubarkannya Front Pembela Islam (FPI) membuat isu-isu soal Partai Komunis Indonesia (PKI) ikut lenyap.

Dia pun mencontohkan peresmian patung tokoh Komunis Yuri Gagarin olen Gubernur Anies Baswedan tak ada aksi unjuk rasa hingga berjilid-jilid.

"Sejak FPI dibubarkan, isu PKI, komunis jg lenyap, smpe2 pendirian patung Yuri Gagarin (kosmonot Soviet, penerima Orde Lenin dgn gambar palu arit) tdk ada yg demo, atau krn yg meresmikan Anies? Coba yg resmikan Jokowi atau Ganjar, Monaslimin akan demo berjilid2," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya @gunromli di Jakarta, Senin (15/3/2021).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan patung Yuri Gagarin di Taman Mataram, Jakarta Selatan. Patung Yuri Gagarin itu merupakan persembahan dari Pemerintah Federasi Rusia dalam rangka menandai hubungan bilateral dengan Indonesia, yang sudah mencapai 70 tahun.

Yuri Gagarin merupakan kosmonot pertama yang berhasil ke luar angkasa pada 1961 dengan menunggangi wahana penjelajah Vostok I. Yuri lahir pada 1934 dan meninggal pada 1968 di era Uni Soviet.

Peresmian patung kosmonot Rusia itu dipublikasikan Anies melalui akun media sosialnya. Peresmian ini dihadiri Dubes Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli