Netral English Netral Mandarin
07:36wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Guntur: FPI Dibubarkan, Rekening Dibekukan, Indonesia Aman

Selasa, 19-January-2021 09:40

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli
Foto : Istimewa
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menyebut, Indonesia aman setelah Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan dan rekeningnya dibekukan.

"FPI dibubarkan, rekening dibekukan, Indonesia aman," tulis Guntur Romli di akun Twitter-nya, dikutip netralnews.com, Senin (18/1/2021).

Seperti diketahui, pemerintah telah membubarkan dan menetapkan FPI sebagai organisasi terlarang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani enam menteri/pimpinan lembaga pada Rabu (30/12/2020).

Ke-enam menteri/pimpinan lembaga itu antara lain Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Komunikasi dan Informatika, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian Negara, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

 

SKB tersebut bernomor 220-4780 tahun 2020, Nomor M.HH-14.HH.05.05 tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII/2020, Nomor 320 Tahun 2020 Tentang larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta penghentian kegiatan FPI.

Selain membubarkan dan melarang segala aktivitas FPI, pemerintah juga membekukan rekening-rekening bank yang berkaitan dengan FPI. Hingga saat ini, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir sementara 89 rekening milik FPI berikut afiliasinya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati