Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:12wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Geger Ngaku Nabi Ke-26 dan Sebut Nabi Ke-25 Cabul, Paul Zhang Langsung Diburu Polisi, Netizen: Makin Banyak Orang Gila

Minggu, 18-April-2021 10:07

Tangkapan Layar video berjudul Puasa Lalim Islam
Foto : Istimewa
Tangkapan Layar video berjudul Puasa Lalim Islam
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di sosial media warganet ramai soroti video pernyataan Jozeph Paul Zhang yang mengaku nabi ke-25 dan menyebut nabi ke-25 cabul. Meski tak menyebut nama nabi itu namun banyak pihak menganggap itu ditujukan kepada Nabi Terakhir. 

Bahkan pria itu menantang-nantang untuk dilaporkan dan akan beri hadiah kepada yang melaporkan.

Akibatnya, sejumlah pihak mendorong orang tersebut dipolisikan. Salah satu yang sudah melaporkan adalah Husin Alwi Shihab.

Di akun FB Mak Lambe Turah, banyak warganet prihatin dengan kasus tersebut.

MLT: “Biasanya emang kalo nantang2 kaya gini orangnya ngumpet diluar negeri.”

Susan: “Akhir jaman banyak yg aneh aneh,banyak nabi bermunculan ,,sama dgn virus corona,ga sangka bisa muncul ngalahin dunia jd sunyi…”

Andre Fossil: “Banyak orang menghalalkan dan berusaha membuat konten tolol hanya untuk mencari cuan lewat viewer yang penasaran.”

Kenich Pakpahan: “Jujur gue pribadi kadang kurang demen klu ngomong keterlaluan ttg kepercayaan org lain makanya lama2 males nonton live2nya. Krn tujuan dr ajaran kita adalah menyebarkan kasih!”

Radythia Danur Dhara: “Makin banyak aje orang gila.”

Sebelumnya diberitakan, pria bernama Jozeph Paul Zhang dalam akun YouTube pribadinya mengaku sebagai Nabi ke-26. Dia juga menantang masyarakat untuk laporkan dirinya ke pihak kepolisian.

Dalam video YouTube yang berdurasi tiga jam lebih itu membincangan berbagai hal mengenai berbagai agama termasuk ibadah puasa bulan Ramadhan. Dia mengaku bahwa puasa bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling tidak nyaman apalagi menjelang hari raya Idul Fitri.

"Apalagi kalau deket-deket Idul Fitri. Dung dung breng dung dung breng Sarimin pergi ke pasar dung dung breng. Wah itu tuh udah paling mengerikan. Itu horor banget," kata Jozeph seperti dinukil MNC Portal Indonesia, Sabtu (17/4/2021).

Kemudian salah satu anggota diskusi tersebut mengatakan tidak dapat mengucapkan hal itu karena takut jika dilaporkan. Kemudian Joseph menanggapi dengan tantangan untuk melaporkan dirinya ke polisi. 

"Gua kasih sayembara. Gua sudah bikin video. Saya sudah bikin video tantangan. Yang bisa laporin gua ke polisi gua kasih uang yang bisa laporin gua ke polisi penistaan agama. Nih gua nih nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang. Meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya…"

Kemudian Jozeph Paul Zhang menantang minimal ada 5 laporan polisi di polres berbeda. Jozeph Paul Zhang akan menghadiahi orang yang melaporkannya Rp1 juta.

"Kalau Anda bisa bikin laporan polisi atas nama penistaan agama, gua kasih 1 laporan Rp1 juta. Maksimal lima laporan. Supaya nggak bilang gua ngibul kan jadi kan Rp5 juta. Di wilayah polres yang berbeda. Saya kasih 1 laporan Rp 1 juta. Jadi lima laporan Rp5 juta. Sabar ya. Klub nabi ke-16, lu pake kaus lu disambit orang lu, wah ini dia klub penista agama," jelasnya.

Dilaporkan Politisi PSI Husin Alwi

Mantan Politikus Partai Solidaritas Indonesia Husin Alwi Shihab melaporkan Joseph ke Bareskrim Polri.

Laporan Alwi diterima Bareskrim dengan nomor STTL/151/IV/2021/Bareskrim tertanggal 17 April 2021, hari ini.

"Hari ini sudah kita laporkan pemilik akun youtube Joseph Paul Zhang yg diduga menistakan agama dan menantang polisi minta ditangkap," ucap Alwi sebagaimana dikutip dari akun Twitter @HusinShihab.

Alwi berharap sentimen agama yang dibuat Joseph dapat diredam dengan laporan yang dibuatnya.

"Semoga dengan laporan ini kita bisa meredam sentimen antar beragama," tuturnya.

Sementara itu, mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mendukung langkah Alwi. Namun, Ferdinand mendengar kabar bahwa Joseph tengah berada di luar negeri.

"Kita kejar sebisa kita, karena infonya yang bersangkutan di luar ya," tutur Ferdinand lewat akun @FerdinadHaean3.

Pihak polisi menyatakan segera bergerak. Polri pun memburu pria ini karena dinilai meresahkan.

"Sedang kami selidiki," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (17/4/2021). 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto