Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:37wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Gaya Anak Muda Berdiplomasi dengan Kopi, Sukses? Begini Caranya

Jumat, 29-January-2021 14:00

Direktur Cpffee Lab Adi Taroepratjeka, Dubes Bagas Hapsoro dan komuitas kopi.
Foto : Coffee Lab
Direktur Cpffee Lab Adi Taroepratjeka, Dubes Bagas Hapsoro dan komuitas kopi.
8

 

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beragam cara anak muda memperkenalkan kopi Nusantara ke mancanegara. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan diplomasi melalui kopi.

Kemlu bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, megnadakan kegiatan berupa tasting  atau uji cocok rasa untuk kopi-kopi yang digemari publik Jerman.

Sampel kopi dimaksud diuji oleh 5758 Coffee Lab dan hasilnya disusun dalam sebuah Katalog Cita Rasa.

Langkah terobosan

Dirjen Amerika dan Eropa (Amerop) Kemlu, Ngurah Swajaya menjelaskan bahwa pengadaan acara coffee cupping dengan cara fisik dan secara paralel virtual  dengan Perwakilan RI di Jerman merupakan suatu terobosan mengingat situasi pandemi Covid-19 membutuhkan suatu kreativitas.

Acara ini juga merupakan bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia. Tidak saja dalam rangka meningkatkan kualitas ekspor kopi Indonesia namun juga dapat memenuhi keinginan konsumen di Jerman tentang kopi Indonesia.

“Meskipun konsumsi di Cafe menurun, namun di rumah dan pemukiman justru mengalami peningkatan, yaitu menjadi 75%. Oleh karena itu penyelenggaraan pencicipan rasa ini (tasting) sangat layak diterapkan dan dilakukan langsung,” tutur Ngurah, dalam siaran persnya, Jumat, (29/1/2021).  

DIrjen Amerop juga menjelaskan bahwa diplomasi kopi Indonesia di tahun 2021 akan terus semakin digencarkan dan akan dibagi dalam berbagai bentuk kegiatan seperti temu bisnis, pembuatan katalog rasa, undangan kepada dubes-dubes asing di Jakarta, kunjungan ke sentra-sentra produsen kopi agar mereka bisa melihat bagaimana kopi dihasilkan dan para dubes asing dapat melihat sendiri bahwa menanam kopi secara sustainable dapat bisa bertemu dengan petani langsung terkait aspek kesejahteraannya.

Sementara itu Dubes RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno menyatakan bahwa Indonesia bisa melihat, merasakan dan mencicipi kopi spesialti apa saja yang cocok dengan selera orang Jerman. Dijelaskan lebih lanjut bahwa KBRI Berlin telah memfasilitasi pembelian dari supermarket, roasting house  dan coffee house  yang ada di Jerman yang menjual kopi kompetitore Indonesia.

Setelah dilakukan cupping and tasting maka akan diketahui jenis dan rasa Arabika yang diterima di Jerman. Dengan demikian dapat dilakukan kurasi terhadap kopi arabika Indonesia yang akan diekspor ke Jerman.

Dubes Indonesia di Berlin yang juga pemegang sertifikat barista Eropa (Specialty Coffee Association of Europe) menjelaskan bahwa saat ini telah didapat kepastian bahwa ekspor kopi dari Boyolali, Toraja dan Flores Bajawa untuk pertama kalinya pada bulan Pebruari 2021 akan dilanjutkan pada bulan-bulan berikutnya. Jumlah yang dikirim adalah melebihi 1 ton.

Rangkuman Pengkatalogan Kopi Jerman

Dalam penjelasannya kepada peserta uji cocok rasa kopi (coffee cupping and tasting), Adi Taroepratjeka, Direktur PT Belajar Kopi Bersama (5758 Coffee Lab) menyatakan bahwa rata-rata penikmat kopi Jerman banyak menikmati kopi dengan notasi aroma seperti coklat, karamel, almond, kacang, dan buah-buahan seperti jeruk, strawberry, peach dan anggur.

”Untuk rasa, mereka lebih banyak menikmati kopi dengan rasa coklat, gula merah, jeruk, karamel, kacang-kacangan, serta rempah seperti bunga lawang, dan cabe kering”, lanjut Adi yang pernah menjadi pemandu acara Coffee Story di Kompas TV, dalam siaran persnya, Jumat, (29/1/2021).

Selanjutnya dijelaskan oleh Adi bahwa untuk rasa yang tertinggal, kopi-kopi tersebut mengeluarkan notasi coklat, kulit jeruk, kacang-kacangan, karamel, sepet, rempah, dan sedikit bau asap. Tingkat keasaman yang dirasakan lebih di tingkat menengah hingga menengah rendah, dengan notasi keasaman seperti jeruk, kulit jeruk dan apel.

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani