Netral English Netral Mandarin
02:32wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
FX Hadi Serukan Bu Susi Kembali Jadi Menteri KKP, Netizen: Masalahnya Opung Kurang Sreg...

Kamis, 26-November-2020 00:00

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo
Foto : Ayo Semarang
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo
14

SOLO, NETRALNEWS.COM - Kalangan masyarakat di media sosial meminta mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali menjabat.

Tak terkecuali Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam menanggapi kekosongan menteri ini setelah ditangkap KPK. Sedangkan disampaikannya di kantor Kejaksaan Negeri Kota Solo, Kamis (26/11).

"Saya setuju Bu Susi diangkat kembali menjadi Menteri KKP, meskipun seorang wanita namun loyalitasnya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak perlu diragukan," jelasnya.

Pernyataan FX Hadi ternyata mendapat tanggapan banyak warganet. Akun FB @Mak Lame Turah ikut membagikan tautan dan cuitannya dikomentari banyak netizen.

Mak Lambe Turah: "Apa iya bakal bu Susi lagi??? masalahnya opung kita ini sama bu Susi kurang sreg... kita lihat saja apa keputusan pak Jokowi nanti. Yang jelas, pastinya akan ada yang menduduki kursi Menteri KKP."

Anen Sudin: "Bu Susi sudah gak mau.."

Eddie Purwanto: "Harus pokok nya Mak..#tenggelamkankoruptor."

Hima Laya: "Bu susi sg wegah maakkk."

David Rahadianto: "Pak jokowi belum tentu mau."

Leman Herry: Semisal ibu susi sdh tdk mau gimana klu ibu risma sj kan sbntar lg sdh selesai masa dinasnya."

Vinito Asvianto: "Mentri kkp tetep dari gerindra min..."

Sebelumnya dilansir Kumparan, Rudy menyebutkan bahwa Susi sudah teruji loyalitas akan pekerjaan maupun untuk bangsa Indonesia, seperti yang dilakukan di periode sebelumnya. Susi juga disebut kebijakannya paling terasa signifikan bagi masyarakat, terutama para nelayan.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat dijumpai di kantor Kejaksaan Negeri Kota Solo, Kamis (26/11)

"Kalau kita memilih itu bukan kepintarannya saja, namun loyalitasnya. Kalau sudah loyal, pasti tidak akan membuat sesuatu yang merugikan diri sendiri maupun negara dan bangsa Indonesia," tegasnya.

Selanjutnya, penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat praduga tak bersalah yang dikedepankan. Kemudian Menteri ini perlu diketahui dan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diduga terkait kasus korupsi, pada Rabu (25/11) dini hari.

Reporter :
Editor : Taat