Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:57wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
FPI Dikaitkan dengan Aksi Teror, Munarman Akui Dirinya Masuk dalam Daftar Operasi Besar

Selasa, 30-Maret-2021 17:40

Mantan Sekretaris Umum FPI  Munarman
Foto : Istimewa
Mantan Sekretaris Umum FPI Munarman
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Banyak yang mengkaitkan aksi teror yang terjadi belakangan ini dengan eks Ormas Front Pembela Islam (FPI). Terkait hal tersebut, Munarman mengakui ada operasi besar untuk mem-framing FPI sebagai Organisasi Teroris.

Bahkan mantan Sekretaris Umum FPI ini menuding, operasi besar yang melibatkan media tersebut, bertujuan melegalisasi kasus pembunuhan terhadap enam laskar FPI pada 7 Desember 2020 silam.

Munarman bahkan merasa bahwa dirinya juga masuk dalam daftar operasi tersebut.

Tudingan tersebut diungkap Munarman saat wawancara distasiun televisi pada Senin (29/3/2021) kemarin. Video dari berdurasi 59 detik itu, diposting di laman faktakini.net

"Ini ada operasi media besar-besaran dan sistematis, untuk penggalangan opini publik dalam rangka memframing, menstigma, dan melabelisasi saya mau pun FPI agar diteroriskan," ujar dia.

Tujuan dari operasi tersebut, lanjut dia, adalah apabila FPI sudah dilabeli sebagai organisasi teroris, maka pembunuhan-pembunuhan terhadap anggota FPI menjadi sah.

"Supaya kalau nanti saya mati ditembak di jalan, digerebek, orang bakal bilang; “Ya, udah lah, dia teroris juga, ga apa-apa”. Itu aja tujuan operasi media ini," tegasnya.

Seperti diketahui, paska kasus bom bunuh diri di Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), nama FPI langsung terseret-seret, karena ketika Densus 88 Antiteror menangkap empat orang terduga teroris di Condet, Jakarta Timur, dan Bekasi, Senin (29/3/2021), di antara barang bukti yang disita adalah atribut FPI.

Atribut dimaksud adalah baju, topi, dan buku tebal berlogo Front Pembela Islam (FPI) dengan judul “FPI Amar Ma’ruf Nahi Munkar”.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati