Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:18wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Foto RA Kartini Berjilbab Palsu, Gus Sahal: Andai Asli, Gelarnya Bukan RA tapi Ukhti

Rabu, 21-April-2021 20:10

Pengurus Cabang Istimewa Nadhlatul Ulama (NU) Amerika, Akhmad Sahal (Gus Sahal)
Foto : Istimewa
Pengurus Cabang Istimewa Nadhlatul Ulama (NU) Amerika, Akhmad Sahal (Gus Sahal)
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengurus Cabang Istimewa Nadhlatul Ulama (NU) Amerika, Akhmad Sahal (Gus Sahal) mengomentari kembali beredarnya foto Raden Ajeng (RA) Kartini mengenakan jilbab dan berkacamata di media sosial.

Adapun dalam foto RA Kartini yang beredar diberi keterangan “Photo asli RA Kartini ketika menjadi santri Kyai Saleh Darat. Tidak memakai konde dan berkebaya. Foto RA Kartini yang berkonde dan berkebaya versi Belanda akan terus dikeluarkan oleh kaum sekuler agar RA Kartini tetap dikenang sebagai perempuan yang tak mau berjilbab".

Melalui akun Twitternya, Gus Sahal menyebut bahwa foto sang Pahlawan Nasional Indonesia berjilbab dan berkacamata itu palsu.

Gus Sahal juga mengunggah tangkapan layar penjelasan dari Turn Back Hoax pada 2019 lalu yang mengkategorikan foto RA Kartini berjilbab dan berkacamata sebagai informasi yang salah atau hoax.

"Foto Kartini berjilbab dan berkacamata jelas palsu. Andai asli, pasti gelarnya bukan RA, tapi Ummi atau Ukhti... :)) (emoji tertawa)," tulis Gus Sahal di akun Twitternya, @sahal_AS, Rabu (21/4/2021).

Sebelumnya, Turnbackhoax.id pada April 2019 lalu, menyatakan bahwa foto RA Kartini memakai jilbab dan berkacamata yang beredar di media sosial, merupakan informasi yang salah dan masuk dalam kategori Hoax.

Dalam penelusurannya, Turn Back Hoax menemukan jika foto itu sebenarnya sudah pernah muncul tak lama berselang dari peringatan Hari Kartini pada 21 April 2018 lalu.

"Para pakar sejarah meragukan keaslian foto tersebut, tidak ada catatan dalam sejarah. Hasil uji forensik terhadap foto dari sumber klaim juga memperlihatkan foto banyak kecacatan, terutama di bagian kepala," tulis Turn Back Hoax.

Berikut penjelasan lengkap Turn Back Hoax, dilansir netralnews.com, Rabu (21/4/2021).

(Salah) Foto Kartini Berjilbab dan Berkacamata

Para pakar sejarah meragukan keaslian foto tersebut, tidak ada catatan dalam sejarah. Hasil uji forensik terhadap foto dari sumber klaim juga memperlihatkan foto banyak kecacatan, terutama di bagian kepala. Selengkapnya di bagian PENJELASAN.

Kategori : HOAKS

Beredar foto yang diklaim sebagai foto salah satu pahlawan nasional, RA Kartini yang memakai jilbab dan berkaca mata.

“Photo asli RA Kartini ketika menjadi santri Kyai Saleh Darat. Tidak memakai konde dan berkebaya. Foto RA Kartini yang berkonde dan berkebaya versi Belanda akan terus dikeluarkan oleh kaum sekuler agar RA Kartini tetap dikenang sebagai perempuan yang tak mau berjilbab,” tulis dalam keterangan foto tersebut.

PENJELASAN

Setelah ditelusuri, klaim yang menyebutkan bahwa RA Kartini berjilbab ini sebenarnya sudah pernah muncul tak lama berselang dari peringatan hari Kartini 21 April 2018.

Para pakar sejarah meragukan keaslian foto tersebut, tidak ada catatan dalam sejarah.

Dikutip dari Kumparan.com, Linda Sunarti, sejarawan sekaligus kepala program studi Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, meragukan keaslian foto tersebut.

“Kita harus masuk ke jiwa zaman tersebut. Pemakaian kerudung yang seperti itu belum lumrah di zaman itu. Coba lihat foto-foto surat kabar di era itu. Perempuan Muhammadiyah saja tidak ada yang berkerudung seperti itu. Jadi saya ragu terhadap keaslian foto tersebut,” terang Linda kepada kumparan, Senin (23/4).

Senada dengan Linda, Abdurakhman sejarawan UI yang banyak meneliti tentang Islam juga meragukan kebenaran foto tersebut. 

“Lihat konteks zamannya. Kesadaran beliau akan Islam belakangan. Jiwa zaman pada masa itu beda dengan sekarang. Kondisi keislaman masyarakat Jawa bagaimana?” ungkap Abdurakhman kepada kumparan, Senin (23/4).

Sementara, soal keterangan bahwa Kartini adalah seorang santri, Agus membenarkan hal tersebut. 

“Kartini (dari) kecil hingga dipingit memang seorang santriwati bersama kakak dan adiknya,” kata Agus.

Hasil uji forensik terhadap foto dari sumber klaim juga memperlihatkan foto banyak kecacatan, terutama di bagian kepala. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli