Netral English Netral Mandarin
04:28wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Kisruh Demokrat, Terpenting Bukan KLB tapi di Pengadilan, FH: Saya Bisa Tebak Siapa yang Akan Jadi Ketua Umum

Kamis, 04-Maret-2021 14:05

Agus Harimurti Yudhoyono
Foto : Warta Ekonomi
Agus Harimurti Yudhoyono
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - KLB Partai Demokrat tampaknya sudah siap digelar. Mantan politikus partai ini, Ferdinand Hutahaean ikut angkat bicara. Namun menurutnya yang menentukan nantinya adalah di pengadilan, bukan di KLB.

Bahkan, meski tak menyebut siapa yang dimaksud, Ferdinand mengaku bisa menebak siapa yang bakan menjadi ketua umumnya.

"Pertarungan sesungguhnya nanti di Pengadilan, bukan di KLB nya. Dan 2023, sy kayaknya bisa menebak siapa yang akan jadi Ketua Umum. Pertarungan sesungguhnya nanti di Pengadilan, bukan di KLB nya. Dan 2023, sy kayaknya bisa menebak siapa yang akan jadi Ketua Umum," kata Ferdinand, Kamis (4/3/21).

Sebelumnya diberitakan, salah satu pendiri Demokrat, Hencky Luntungan mengeklaim persiapan Kongres Luar Biasa (KLB) sudah matang dan siap diadakan akhir pekan ini. Namun, ia enggan mengungkapkan di mana pelaksanaan KLB Partai Demokrat akan digelar.

"(Persiapan) sudah selesai. Tinggal pelaksanaan. Nanti kan saya malam sudah sampai di sana (di lokasi acara)," kata Hencky, Kamis (4/3).Hencky mengatakan pembukaan KLB kemungkinan digelar besok, Jumat (5/3).

Jika benar digelar, maka KLB merupakan puncak dari isu kudeta Demokrat yang sudah berembus dalam beberapa pekan terakhir. 

Dia pun menyebut persiapan logistik KLB juga sudah terpenuhi. Namun, ia enggan mengungkap sumber logistik berasal dari mana saja, termasuk apakah berasal dari salah satu caketum, Moeldoko.

"Aku enggak tahu dari mana yang penting sudah jalanlah yang penting logistik itu dengan hasil yang sempurna, itu saja. Yang pasti saja, saya sebagai pendiri masih tetap santai dan bertarung dengan baik tanpa ada keributan dan kebencian," ujarnya.

"Siapa pun yang bisa, silakan mau membantu logistik atau tidak silakan kami tetap gelar," lanjut Hencky.

Lebih lanjut, ia mengaku tak masalah jika pelaksanaan KLB dianggap DPP Demokrat adalah kegiatan ilegal. Hencky menuturkan para pendiri hanya ingin menyelamatkan partai.

"Kita tetap jalan dalam rangka perbaikan Demokrat, sebagai pendiri tentu mengharapkan ini harus menjadi bagus. Siapa pun kandidatnya internal, eksternal tetapi harus benar-benar menjadi sebuah ikon untuk membesarkan partai ini," tutup dia.

Sebelumnya, pihak yang ingin pelaksanaan KLB mendorong duet KSP Moeldoko dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) untuk menggantikan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Namun, Ibas sudah menyatakan tetap solid di bawah kepemimpinan AHY. Nama kandidat lain yang mencuat adalah Marzuki Alie.

Selain itu, Ketua Bappilu Demokrat Andi Arief sudah mendengar informasi bahwa KLB bakal digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara akhir pekan ini. Menurut dia, sejumlah tokoh seperti Moeldoko, Marzuki Alie, hingga Darmizal sudah memesan kamar di sebuah hotel dan bakal hadir di KLB. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto