Netral English Netral Mandarin
banner paskah
12:05wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Fakta Menarik Seputar Lido yang Bakal jadi Pusat Hiburan Bertaraf Internasional

Jumat, 12-Maret-2021 03:00

Lido Bakal Disulap jadi Pusat Hiburan Kelas Dunia.
Foto : MNC
Lido Bakal Disulap jadi Pusat Hiburan Kelas Dunia.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, optimistis pembangunan Kawasan Ekonomi Eksklusif (KEK) Lido City di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dapat membuka lapangan pekerjaan dan peluang usaha bagi masyarakat sekitarnya.

Dalam acara peletakan batu pertama Lido Music and Arts Center di dalam komplek KEK Lido City, Sandiaga mengatakan pembangunan yang dimulai pada masa pandemi COVID-19 ini diharapkan dapat menjadi momentum pemulihan perekonomian Tanah Air. Ia mencatat ada sekitar 105.000 lapangan pekerjaan yang dapat dibuka bagi masyarakat sekitar.

"Selain membuka lapangan pekerjaan, saya juga berharap Lido Music and Arts Center ini juga menampung karya-karya UMKM dan ekonomi kreatif dari Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat. Agar karya-karya ekonomi kreatif ini bisa tertampung," kata Sandiaga, Kamis, (11/3/2021).

Sandiaga juga mengemukakan harapannya agar KEK Lido City ini bisa merangkul desa-desa wisata yang ada di sekitar kawasan seluas 3.000 hektare ini. Ia menyebutkan ada beberapa desa wisata unggulan dan berkelanjutan di sekitar kawasan ini.

"Harapan kami MNC Group yang menjadi bagian dari lokomotif dalam upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa menjadi harapan agar kita bisa segera bangkit dari pandemi ini," katanya.

Sandiaga juga mengungkapkan pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pembangunan yang diinisiasi oleh MNC Group di kawasan ini. Menurutnya, wisata berbasis alam menjadi pilihan wisatawan pascapandemi COVID-19.

"Kami akan mendukung dari segi regulasi dan insentif karena area ini juga merupakan KEK. Jadi kami juga sampaikan ke Bapak Hary bahwa kami melihat pariwisata berbasis kualitas yang berkelanjutan dengan _nature_ dan _culture_, dalam hal ini _wellness tourism_, _sportourism_, yang bisa merangkul anak-anak muda berbasis digital ini menjadi pilihan wisatawan pascapandemi," ucap Sandiaga."

Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari; serta Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani.

Turut hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat, Deddy Taufik; Bupati Bogor, Ade M. Yasin; Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto; Bupati Sukabumi, Marwan Hamami; dan Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo.

Senada dengan Menparekraf Sandiaga, Bupati Bogor, Ade M. Yasin, juga mengungkapkan harapannya dapat membuka lapangan kerja seluas mungkin bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya yang kehilangan lapangan pekerjaan akibat pandemi COVID-19.

"Di masa pandemi ini banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Sehingga pembangunan ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi pengangguran di Kabupaten Bogor," ujar Ade.

Sementara itu, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan di masa pascapandemi COVID-19, Lido Music and Arts Center ini diharapkan dapat menjadi daya tarik yang menjanjikan bagi wisatawan. "Lido Music and Arts Center ini juga mendukung program pemerintah sebagai destinasi wisata baru yang mana sekaligus memajukan industri musik dan kesenian Indonesia," ucap Hary.

Usai melaksanakan prosesi peletakan batu pertama, Sandiaga dan jajarannya menyempatkan meninjau dan berkeliling kawasan lokasi KEK Lido City.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani