Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:29wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Diduga Zikir Pagi untuk HRS, Fahri: Orang yang Dipenjara Hari Ini Bisa Saja Kelak Tinggal di Istana, Contohnya Sejak Nabi Yusuf…  

Selasa, 23-Maret-2021 10:10

Fahri Hamzah
Foto : Bisnis.com
Fahri Hamzah
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Fahri Hamzah diduga menyindir situasi saat ini, khususnya terkait kasus hukum yang menjerat Habib Rizieq Shihab. Fahri Hamzah menulis tagar #ZikirPagi dan mengungkap tentang konsep perubahan zaman. 

“Pagi sahabat, Orang yang dipenjara hari ini bisa saja kelak tinggal di istana dan sebaliknya orang yang tinggal di istana hari ini kelak tinggal di dalam penjara. Itu banyak contohnya dalam sejarah sejak zaman nabi yusuf sampai zaman demokrasi modern.  #ZikirPagi,” kata Fahri dinukil NNC melalui akun pribadinya, Selasa 23 Maret 2021. 

Sementara secara terpisah diberitakan, Eks pentolan Front Pembela Islam atau FPI, Habib Rizieq Shihab kembali akan jalani sidang atas sejumlah perkaranya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (23/3/2021) ini. Rizieq masih dijadwalkan mengikuti persidangan secara online atau virtual.

"Betul sidang masih akan digelar secara virtual," kata Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal kepada wartawan, Selasa (23/3).

Nantinya Habib Rizieq akan menjalani persidangan dengan dua perkara yakni kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung belum memberikan jawaban atas dakwaannya.

Sebelumnya Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa memberikan waktu sampai dengan hari ini kepada Rizieq untuk mempertimbangkan mengajukan eksepsi. Namun Rizieq kala itu malah cuek tak mengeluarkan sepatah kata pun untuk merespons dakwaannya dari jaksa penuntut umum.

Bukannya memberikan tanggapan, Rizieq justru meninggalkan begitu saja persidangan. Jaksa pun menyatakan kemurkaannya dengan mengganggap Rizieq telah menghina dan tak menghormati persidangan.

Begitu pun dengan Aziz Yanuar selaku orang yang mendampingi Rizieq turut dalam persidangan virtual dari Rutan Bareskrim Polri. Aziz memilih meninggalkan persidangan dan tak mau memberikan keterangan.

Sementara itu dijadwalkan pada hari ini juga Rizieq akan menjalani sidang lanjutan terkait kasus swab tes RS UMMI Bogor.

Adapun Rizieq didakwa dinyatakan telah melakukan perbuatan menghasut masyarakat melanggar aturan kekarantinaan kesehatan dalam perkara kasus acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kemudian Rizieq didakwa telah melanggar aturan kekarantinaan kesehatan dengan menghadiri acara di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor 13 November 2020 lalu. Selain itu Rizieq disebut telah menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Selain itu terkait kasus RS UMMI, Rizieq didakwa dianggap telah menyebarkan berita bohong atau hoaks yang menyebabkan keonaran soal kondisi kesehatannya yang terpapar covid-19 saat berada di RS UMMI Bogor.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto