Netral English Netral Mandarin
banner paskah
21:13wib
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan pedangdut Rhoma Irama sebesar Rp1 miliar melawan PT Sandi Record. Komisi IX DPR akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang masih mengizinkan Vaksin AstraZeneca untuk digunakan di Indonesia.
Euro 2020 Tetap Berlangsung Juni, Pakar Sebut Penonton Boleh Datang

Kamis, 25-Februari-2021 06:50

Euro 2020 Tetap Berlangsung Juni, Pakar Sebut Penonton Boleh Datang
Foto : Antara
Euro 2020 Tetap Berlangsung Juni, Pakar Sebut Penonton Boleh Datang
33

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala COVID-19 UEFA menyatakan bahwa dipastikan turnamen Euro 2020 yang diundur ke Juni tahun ini tidak akan dibatalkan atau ditunda, bahkan dibolehkan untuk ditonton langsung di stadion.

Turnamen itu ditunda tahun lalu karena pandemi virus corona yang kemudian dijadwal ulang ke 11 Juni sampai 11 Juli tahun ini.

"Tak ada alasan Euro tidak digelar, pasti digelar," kata Dr Daniel Koch, penasihat medis UEFA untuk Euro 2020, dalam wawancara dengan Reuters, Kamis, (25/2/2021).

"Tak ada skenario terburuk, yang ada skenario yang realistis dan skenario terbaik," sambung Daniel.

Koch menyatakan UEFA akan mengeluarkan keputusan awal April nanti mengenai venue dan kapasitas penonton setelah berkonsultasi dengan 12 negara penyelenggara.

Namun dia menyatakan badan sepakbola Eropa itu akan menambah jumlah kapasitas penonton jika situasinya memungkinkan.

"Saya kira akan ada banyak keleluasaan paling tidak sampai akhir April, keputusan sudah harus dibuat awal April," kata Koch.

UEFA telah meminta 12 negara penyelenggara untuk membeberkan rencana masuk ke stadion dan masalah-masalah lainnya.

UEFA tahun lalu sudah menggarisbawahi empat skenario operasional, yakni stadion kapasitas penuh, 50-100 persen dari kapasitas atau 20-30 persen dari kapasitas, dan pertandingan diadakan dalam stadion tertutup tanpa penonton.

Saat ditanya mengenai kemungkinan persentase kapasitas stadion yang dibolehkan untuk setiap venue, Koch menjawab, "Saya kira itu jauh lebih besar dari yang kita bayangkan. Pada musim gugur sejumlah negara ada di 30 persen, saya kira mungkin saja lebih dari 30 persen."

"Memang amat sangat sulit diperkirakan. Ini bukan hanya memperkirakan pandemi, tapi juga memperkirakan politik. Kami bekerja keras dengan cara baik yang optimistis, tetapi berapa banyak yang mungkin, kami belum tahu," jelas Daniel.

Kota-kota penyelenggara Euro 2020 adalah Glasgow, Dublin, Bilbao, Amsterdam, Kopenhagen, Muenchen, Roma, St Petersburg, Bucharest, Budapest dan Baku, sedangkan semifinal dan final digelar di Stadion Wembley, London, Inggris.

Koch tak mengesampingkan kemungkinan penonton luar negeri diperbolehkan menonton langsung pertandingan Euro 2020.

"Masih terlalu dini untuk disebutkan. Kami akan mencermati situasinya dan apa syarat yang diajukan negara-negara berbeda tapi saya harap paling tidak sejumlah perjalanan bisa dimungkinkan," pungkas Daniel dilansir Antara.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani