Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:56wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Emil Salim Kritik Pemprov DKI Soal Tugu Sepeda: Mengapa Tidak Utamakan Pendidikan Ketimbang Patung?

Minggu, 11-April-2021 05:45

Ilustarasi Pemprov DKI
Foto : Istimewa
Ilustarasi Pemprov DKI
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Mantan Menteri era Presiden Soeharto Emil Salim mengkritik kebijakan Pemprov DKI terkait pembangunan tugu sepeda. Menurutnya, langkah itu tak efektif.

Pendiri Walhi itu mengungkapkan dengan tema sepeda seharusnya barang komersial seperti itu tak perlu memakai dana APBD. Sebab, banyak importir atau pengusaha yang mau membiayai rencana itu.

"Ketika Wa-Gub DKI Jakarta sediakan Rp.800 juta bangun “patung speda” guna membantu para pemahat, kita bertanya bukankah “speda” barang komersial yg ada importir & pengusaha bengkel dll sehingga tak perlu Anggaran Daerah? Mengapa uang tidak utamakan pendidikan ketimbang patung?," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Minggu (11/4/2021).

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan anggaran yang dipakai untuk membangun prasasti atau tugu sepeda mencapai ratusan juta. Rancangan itu akan dipasang di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Saat ini tugu tersebut sedang dalam tahap pengerjaan. Tugu itu juga menjadi bagian dari rencana pembangunan jalur sepeda  permanen dengan panjang 11,2 kilometer dan lebar jalur 2 meter.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli