Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:30wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Elit PKPI: Demi Kepentingan Politik, Dukun Pun Dibela, Sakit Jiwa

Senin, 18-January-2021 18:20

Politisi PKPI eddy Gusnadi.
Foto : Twitter
Politisi PKPI eddy Gusnadi.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menyindir adanya pihak yang membela dukun hanya karena punya kepentingan politik.

Hal tersebut disampaikan Teddy di tengah ramainya perbincangan publik soal ramalan Mbak You mengenai gejolak politik di 2021 hingga kemungkinan adanya pergantian presiden.

"Demi kepentingan politik, dukun pun dibela. #SakitJiwa," tulis @TeddyGusnaidi, Minggu (18/1/2021).

Seperti diberitakan, Mbak You disebut-sebut meramal bahwa di tahun 2021 bakal terjadi gejolak politik, ada penjarahan, konflik hingga pergantian presiden.

Ramalan Mbak You itu jadi polemik. Banyak pihak yang mengecam ramalan tersebut. Bahkan, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana mempolisikan  Mbak You karena ramalannya dianggap bentuk propaganda dan meresahkan masyarakat.

Meski begitu, tak sedikit juga yang membela Mbak You, termasuk beberapa politisi oposisi. Mereka menilai ramalan itu hal yang biasa dan ancaman Muannas mempolisikan Mbak You terlalu berlebihan.

Mengetahui ramalannya soal pergantian presiden jadi polemik, Mbak You kemudian membuat video klarifikasi yang diunggah di akun YouTube-nya pada Kamis (14/1/2021).

Dalam video itu, Mbak You membantah pemberitaan yang menyebut dirinya meramal 2021 akan ada pergantian presiden. Menurut Mbak You, yang ia maksud dengan pergantian presiden itu terjadi di 2024, di mana pada tahun itu presiden sekarang yakni Joko Widodo (Jokowi) tak lagi menjabat alias diganti.

"Yang saya maksud di prescon 2020 itu bahwa di tahun mendatang pergantian presiden di 2024 itu akan ada pergantian presiden, bukan presiden sekarang. Bukan 2021, tapi di saat nanti pergantian presiden nanti di tahun 2024 akan ada ganti presiden. Bukan 2021 ganti presiden," kata Mbak You dalam video yang diunggah di kanal YouTube-nya, dikutip Sabtu (16/1/2021).

"Saya bilang di 2020 bahwa di 2021 akan ada politik memanas, ada resuffle kabinet, ada beberapa menteri diganti. Saya jelaskan juga di beberapa media bahwa itu bukan seperti itu maksudnya, pergantian presiden ya di tahun 2024 nanti, bukan di 2021. Cuma 2021 ya memang ada politik memanas dan ada perubahan resuffle kabinet," jelas Mbak You.

Mbak You menyebut bahwa hasil penerawangannya yang dipublikasikan pada November 2020 lalu itu dipenggal dan dipelintir oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Banyak terawangan yang dipotong dan dikembangbiakkan tanpa kontrol seperti bola panas menggelinding. Jadi ada beberapa akun yang seolah saya berbicara seperti itu. Bicara saya dipotong tanpa bahasa yang jelas dan dibuat berita sendiri seakan saya bicara seperti itu," ungkapnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani