Netral English Netral Mandarin
07:28wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Elit Gerindra Ini Duga Oposisi Kardus Pakai Buzzer, Sindir Siapa? 

Jumat, 12-Februari-2021 08:30

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman. 
Foto : Katakini
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman. 
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Fenomena buzzer di media sosial kembali menjadi sorotan beberapa hari terakhir menyusul sejumlah tokoh dan politisi oposisi yang mengeluhkan aksi para buzzer menyerang pengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). 

Fenomena buzzer ini juga menjadi sorotan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman. 

Berbeda dengan kubu oposisi yang menuding penguasa memakai buzzer, Habiburokhman justru menduga jasa buzzer juga digunakan oleh pihak yang disebutnya "oposisi kardus".

Habiburokhman menyebut oposisi kardus adalah pihak yang pernah berkuasa dan sekarang "ngiler" ingin kembali berkuasa dengan menunggangi perjuangan umat. 

Padahal, lanjut juru bicara Partai Gerindra itu, saat berkuasa, pihak tersebut gagal sejahterakan umat dan menangkap ulama. 

"Logika gua, yang mungkin pake buzzer bukan hanya penguasa tetapi juga oposisi kardus yang pernah berkuasa tapi gagal sejahterakan umat, yang waktu berkuasa nangkap ulama, yang ngiler mau kuasa kembali dengan nunggangi perjuangan umat," tulis Habiburokhman di akun Twitternya, Kamis (11/2/2021). 

"Bisa aja maling teriak maling /buzzer teriak buzzer," sentil Anggota Komisi III DPR itu. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati