Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:06wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Elit Gerindra: Buzzer Punya Hak Berpendapat, Kalau Tidak Suka Jangan Baca Komentarnya

Jumat, 12-Februari-2021 18:38

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.
Foto : Istimewa
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jika sejumlah tokoh dan politisi oposisi mempersoalkan aksi pendengung atau buzzer di media sosial, sikap berbeda justru ditunjukkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.

Habiburokhman mengaku tidak pernah terganggu atau takut dengan serangan buzzer. Pasalnya, Habiburokhman menganggap buzzer juga punya hak untuk berpendapat walaupun itu bertentangan dengan pendapat dia. 

"Sejak dahulu hingga saat ini di DPR gua tetap rajin kritik pemerintah (Check aja jejak digital), tapi gua gak pernah merasa terganggu dan gak pernah takut sama buzzer yang nyerang gua," tulis Habiburokhman di akun Twitternya, dikutip netralnews.com, Jumat (12/2/2021). 

"Menurut gua mereka juga punya hak berpendapat juga walaupun bertentangan dengan gua," sambung anggota Komisi III DPR itu.

Lebih lanjut, Habiburokhman berpendapat, jika tidak suka atau merasa terganggu dengan buzzer, maka caranya sangat sederhana yakni jangan membaca komentar mereka. 

"Yang terpenting adalah jangan ada kriminalisasi terhadap aktivitas mengkritik yang tidak mengandung fiitnah. Kalau kita gak suka dengan buzzer ya jangan baca  coment mereka, simpel banget," cuit Habiburokhman. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli