Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:34wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Eko Sebut Jangan Sedih Dituding Buzzer tapi Menangislah kalau Dituduh sebagai PKS!

Jumat, 12-Februari-2021 14:42

Eko Kuntadhi Sebut Jangan Sedih Dituding Buzzer tapi Menangislah kalau Dituduh sebagai PKS!
Foto : Istimewa
Eko Kuntadhi Sebut Jangan Sedih Dituding Buzzer tapi Menangislah kalau Dituduh sebagai PKS!
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Desakan agar "buzzer" ditertibkan muncul dari berbagai kelompok masyarakat. Desakan tersebut juga disuarakan oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Namun, Eko Kuntadhi justru menanggapi sinis.

"Jangan sedih kalau dituding bozar-bazer. Menangislah kalau kamu dituduh PKS!" kata Eko, Jumat (12/2/21).

Sebelumnya Eko juga tak setuju dengan pandangan buruk terhadap sebutan buzzer.

"Medsos punya cara agar kita cuma dapat komentar yang menyenangkan. Blok akun yang berseberangan opini. Jadi gak perlu teriak bozar-bazer. Gak perlu cengeng  kalau ada netizen yang gak setuju denganmu," kata Eko.

"Anda bisa 'onani' sendiri dengan memblok semua orang yang berseberangan," imbuhnya.

Sementara secara terpisah, sebelumnya diberitakan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta masyarakat untuk aktif mengkritik pemerintah.

Namun demikian dia mengusulkan kepada Jokowi agar dapat menertibkan buzzer yang ada saat ini.Mardani menjelaskan, sejatinya kritikan kepada pemerintah adalah vitamin dan itu sehat di dalam negara berdemokrasi.

Namun, persepsi saat ini jika mengkritik pemerintah sama dengan membenci dan nantinya akan diserang oleh para buzzer.Karena itulah, anggota Komisi II DPR RI ini menekankan bahwa berbeda pendapat itu biasa dan janganlah mengkritik dianggap sebagai musuh dari pemerintah.

Diketahui pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat lebih aktif menyampaikan kritik dan masukan kepada pemerintah menuai beragam tanggapan.

Jokowi mengucapkan hal itu saat berpidato di Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2020, Senin (8/2/2021).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto