Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:17wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Belajar dari Sudah-Sudah, Eko: Formula E,  Dia yang Hambur-hamburkan Uang, Orang Lain yang Akan Kena Getahnya

Jumat, 19-Maret-2021 15:52

Eko Kuntadhi dan Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Eko Kuntadhi dan Anies Baswedan
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan gelaran Formula E ditunda hingga 2022 mendatang. Keputusan ini sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Rekomendasi BPK terkait Formula E sudah kita sampaikan bahwa Formula E yang uangnya sudah kita keluarkan itu tetap ada dan nanti akan dilaksanakan direncanakan Insya Allah kalau tidak ada halangan di tahun 2022," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis malam (18/3/2021).

Eko Kuntadhi menanggapi pernyataan Riza dengan sentilan jahilnya. Tampaknya belajar dari yang sudah-sudah, Eko kemudian menyebut  gegara Formula E diperkirakan  dia yang hamburkan uang, orang lain akan kena getahnya.

“Tahun 2022 masa jabatan Gubernur dan Wagub DKI habis. Sementara untuk tanda jadi, DKI sudah keluarkan uang Rp560 miliar. Dan gak mau ditarik lagi. Jadi Formula E ini, dia yang hambur-hamburkan uang. Orang lain yang akan kena getahnya,” kata Eko, Jumat (19/3/21).

Sebelumnya diberitakan, Riza Patria menyampaikan alasan penundaan penyelenggaraan ajang internasional itu karena pandemi virus COVID-19 masih melanda Ibu Kota. Dia memastikan seluruh proses penundaan Formula E dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ini sudah diusulkan, direncanakan, ada studi kelayakannya, studi feasibility dan sebagainya ada konsultan yang mengecek semuanya sudah berjalan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada, kita tunggu pelaksanaannya karena ada COVID pelaksanaan ditunda sampai dengan 2022," jelasnya.

Sebelumnya, kabar mengenai kemungkinan penyelenggaraan Formula E Jakarta pada 2022 datang dari Ketua Umum IMI (Ikatan Motor Indonesia) Bambang Soesatyo (Bamsoet).

"Kita akan menjalin kerja sama dengan Pemda DKI untuk mewujudkan Formula E yang sempat tertunda karena Covid. Bukan tahun ini, tapi tahun depan," kata Bamsoet, seperti dinukil detikOto, di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta (10/2).

Meskipun ditunda, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan dana komitmen atau commitment fee tidak akan hilang. Corporate Communication Manager Jakpro, Melisa Sjach menerangkan pihaknya bersama Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta terus memantau situasi Ibu Kota terkini. Ke depan, keduanya akan menjadwalkan ulang ajang internasional ini.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto