Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:26wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Dugaan Korupsi DP 0 Persen, FH: Apakah Ini Melibatkan Gubernur dan DPRD, KPK Harus Usut Tuntas

Selasa, 09-Maret-2021 07:21

Ferdinand Hutahaean
Foto : Twitter
Ferdinand Hutahaean
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Politisi Ferdinand Hutahaean meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi terkait pengadaan tanah untuk program Rumah DP 0 Rupiah di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pembangunan Sarana Jaya pada tahun 2019.

Ferdinand meminta kasus dikembangkan, apakah melibatkan Gubernur Anies Baswedan dan DPRD sekali pun.

"KPK Tetapkan Anak Buah Anies jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rumah DP 0 Persen. Saya mendesak @KPK_RI utk mengembangkan kasus ini apakah melibatkan Gubernur dan DPDR. Jd curiga sy krs kasus ini sdh ditangani Polisi. Jangan2 biar mentok TSK nya di bawah sj, " tulisnya seperti dilansir Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Sebelumya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah mengusut kasus dugaan korupsi pembelian lahan di daerah Cipayung, Jakarta Timur. Penyidikan dilakukan setelah KPK menemukan adanya bukti permulaan yang cukup.

"Benar, setelah ditemukan adanya dua bukti permulaan yang cukup, saat ini KPK sedang melakukan kegiatan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri seperti dinukil Kompas.com.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Taat Ujianto