Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:56wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Dugaan Ada Penerima Bansos Fiktif, Politisi Demokrat: Mohon Jelaskan Bu Risma!

Rabu, 20-January-2021 13:30

Politisi Demokrat Benny Kabur Harman meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini menyelidiki adanya dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Fiktif.
Foto : Istimewa
Politisi Demokrat Benny Kabur Harman meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini menyelidiki adanya dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Fiktif.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Demokrat Benny Kabur Harman meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini menyelidiki adanya dugaan penyelewengan Bantuan Sosial Fiktif.

Apalagi, dengan adanya informasi tentang 16,7 juta penerima Bansos dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang palsu.

Hal itu diungkapkan Benny lewat akun resmi twitternya @BennyHarmanID seperti dilansir di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

"Mensos Ibu Risma yth. Mohon jelaskan terbuka informasi beredar luas ttg 16,7 juta penerima Bansos fiktif, tidak ada NIK. Kalo tidak, ini bakal menjadi skandal besar yg meledak awal tahun. Ingat, protes menurunkan pemimpin antara lain karena pusaran korupsi sekitar istana.Liberte!," tulisnya, Selasa (19/1/2021)

Sebelumnya, KPK mendesak Kemensos memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi basis data penerima bantuan sosial atau bansos.

“KPK menemukan 16,7 juta orang tidak ada NIK tapi ada di DTKS yang isinya ada 97 juta individu, tapi 16 juta itu tidak yakin ada atau tidak orangnya,” jelas Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati