Netral English Netral Mandarin
13:57wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Duga Oposisi Kardus Pakai Buzzer, Habiburokhman: Maling Teriak Maling

Jumat, 12-Februari-2021 09:00

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman
Foto : Sindonews
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman menduga, jasa pendengung atau buzzer bukan hanya digunakan oleh penguasa, tapi juga oleh pihak yang disebutnya "oposisi kardus".

Menurut Habiburokhman, oposisi kardus adalah pihak yang pernah berkuasa dan sekarang "ngiler" ingin kembali berkuasa dengan menunggangi perjuangan umat. 

Padahal, lanjut Anggota Komisi III DPR itu, saat berkuasa, pihak tersebut gagal sejahterakan umat dan menangkap ulama.

"Logika gua, yang mungkin pake buzzer bukan hanya penguasa tetapi juga oposisi kardus yang pernah berkuasa tapi gagal sejahterakan umat, yang waktu berkuasa nangkap ulama, yang ngiler mau kuasa kembali dengan nunggangi perjuangan umat," tulis Habiburokhman di akun Twitternya, Kamis (11/2/2021). 

Habiburokhman mengibaratkan ulah kelompok oposisi kardus seperti maling teriak maling, di mana mereka diduga menggunakan jasa buzzer, namun menuduh penguasa yang memakai buzzer. 

"Bisa aja maling teriak maling /buzzer teriak buzzer," sentil juru bicara Partai Gerindra itu. 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati