Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:01wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Namanya Tak Disebut di Surat Wasiat Teroris, DT: Kenapa Cuma Nama Ahok, Bukankah di Mata Kadrun Nyai Ini Kafir

Sabtu, 03-April-2021 10:10

Kolase Dei Tanjung dan surat wasiat ZA
Foto : Istimewa
Kolase Dei Tanjung dan surat wasiat ZA
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung mengomentari adanya nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam surat wasiat Zakiah Aini (ZA), teroris yang menyerang Mabes Polri pada Rabu beberapa hari lalu.

Dalam surat wasiat itu, Zakiah meminta keluarganya untuk tidak membanggakan 'kafir Ahok'.

Dewi mempertanyakan mengapa cuma nama Ahok yang disinggung dalam surat wasiat tersebut dan tidak ada nama dia serta pegiat media sosial seperti Denny Siregar dan Abu Janda.

Padahal, lanjut Dewi, bagi kelompok yang disebutnya 'kadrun', dia juga dianggap kafir dan anti terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Ada nama Ahok di Surat Wasiat ZA pelaku Teroris di Mabes Polri. Kira-kira ada Nama Nyai, Abu janda, DS Ngga di surat wasiat para Pelaku Bom Bunuh diri," tulis Dewi di akun Twitternya, Jumat (2/4/2021).

"Kenapa Cuma Nama Ahok doank bukan kah di mata Kadrun Nyai ini Kafir, anti Islam dan anti Rizik sihab," kata @DTanjung15.

Sebelumnya, pelaku penyerangan Mabes Polri, Zakiah Aini (25) meninggalkan sebuah surat wasiat untuk keluarganya. Dalam suratnya, ZA meminta maaf kepada keluarganya dan mengingatkan mereka untuk rajin beribadah.

Kepada keluarganya, Zakiah juga berpesan agar berhenti berhubungan dengan bank, berhenti bekerja sebagai dawis untuk membantu kepentingan thagut, dan tidak mengikuti kegiatan pemilu.

Zakiah juga mengingatkan kepada sang kakak di Cibubur soal beribadah dan menjaga orang tua hingga meminta untuk tidak membanggakan Ahok.

"Pesan berikutnya untuk kaka agar rumah Cibubur jaga Dede dan Mama, ibadah kepada Allah, dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai ajaran Islam, serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu, dekati ustad/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab, kak. Allah yang akan menjamin rezeki, kak. Maaf ya kak, Zakiah tidak bisa membalas semua pemberian kakak," tulis Zakiah.

Seperti diberitakan, Zakiah menyerang Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) sekitar pukul 16.30 WIB. Dia sempat melepaskan enam kali tembakan dari air gun yang dibawanya. Polisi pun kemudian menembak mati perempuan itu.

Menurut Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, Zakiah adalah lone wolf yang berideologi ISIS. Zakiah disebut sempat mengunggah foto bendera ISIS di akun Instagram-nya.

"Yang bersangkutan memiliki Instagram yang baru ataupun di-posting 21 jam yang lalu di mana di dalamnya ada bendera ISIS," ujar Kapolri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021). 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Taat Ujianto