Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:30wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
DS Dukung Panglima TNI terkait Radikalisme Tumbuh Lewat Medsos: Siap, Kita Hajar Mereka! 

Rabu, 17-Februari-2021 19:30

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Foto : Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar mengungkapkan kalau dirinya bersama Panglima TNI siap menghadapi kelompok radikal.

Apalagi, Denny mendukung pernyataan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang telah melahirkan senjata sosial baru, yaitu internet, siber, dan media sosial harus menjadi perhatian bersama.

"Siapp, Panglima. Kita hajar mereka!," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Denny juga mensisipkan sebuah berita media daring berjudul: Panglima TNI: Media Sosial Jadi Senjata Baru bagi Kelompok Radikal

Seperti dilansir, Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan kekuatan internet dan medsos ini untuk menyebarkan paham radikalisme dan terorisme. Bahkan, Hadi melihat media sosial menjadi alat propaganda untuk merekrut generasi radikal dan teroris.

"Dunia maya telah menjadi domain untuk perekrutan generasi radikal dan teroris yang juga memanfaatkan media sosial untuk propaganda-propagandanya," ucap Panglima TNI saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2021 di Mabes TNI Cilangkap. 

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP