Netral English Netral Mandarin
01:14wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
DS: Di Bali, NTT, Papua dan Sulut Miras Itu Budaya, daripada Dilarang Sekalian Jadikan Pendapatan..., Netizen Malah Bilang Begini

Minggu, 28-Februari-2021 18:23

Pegiat Media Sosial Denny Siregar
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Denny Siregar
24

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatur perizinan investasi untuk industri minuman keras (miras) atau beralkohol diberikan di empat provinsi. Keempatnya yaitu Bali, Nusa Tenggara Timur, (NTT), Sulawesi Utara, dan Papua.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 2 Februari 2021. Aturan itu merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Persyaratan, untuk penanaman modal baru dapat dilakukan pada provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat," tulis lampiran III perpres tersebut.

Terkait hal itu Pegiat Media Sosial, Denny Siregar (DS) angkat bicara.

Denny mengatakan bahwa di empat daerah tersebut miras merupakan budaya. Karena sudah menjadi budaya dia pun menyarankan untuk dijadikan saja sebagai pendapatan.

"Daerah yang boleh investasi miras cuma Bali, NTT, Papua dan Sulut doang.. Disana miras itu budaya, drpd dilarang2 sekalian jadikan pendapatan..," tulis Denny di akun Twitternya, Minggu (28/2/2021).

Denny pun meminta pihak-pihak yang merasa terganggu dengan izin miras tidak usah mencaci maki.

"Kalo misalnya Aceh ma Sumbar juga dibolehkan meski disana gada budaya minum miras, bolehlah ente caci maki..," ujar Denny.

Cuitan Denny pun direspon berbagai komentar pro dan kontrar oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Minggu (28/2/2021).

@yuliuswiwin1: "Persyaratan, untuk penanaman modal baru dapat dilakukan pada provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan setempat,"jelas kan,yang diatur tentang penanaman modal,produk turunan dari UU Cipta Kerja..kebiasaan melebar k3mana2

@AhmadFahrozy: Mabuk Miras memang tidak baik,Mabuk Agama-pun juga tidak baik.Karena keduanya bisa menghancurkan moralitas bangsa dan agama.Yang mabuk Agama bisa mencaci, menindas dan menjelekkan yg tidak sepaham dengannya. Begitupun mabuk Miras.

@iputu_ananda: Kenapa pemerintah gak adil begini, pulau lain juga kasi lah alkohol, biarpun mereka tidak meminumnya, yang penting pemerintah harus terlihat adil. Kan jadi kecemburuan sosial kalo kyk gitu aturannya

@herruez: Di luar negeri, resep miras lokal malah jadi penghasil devisa, diexpor dan terkenal di dunia. Di sini malah dibunuhi. Nggak ada rasa syukurnya dengan kultur negeri sendiri.

@infosahamindo: Perancis memproduksi 42 juta liter wine per tahun. Penduduknya yg tertinggi juga sebagai peminum wine per kapitanya. Negaranya maju banget, orangnya pinter2, dari dulu jadi penjelajah dan penjajah juga. Ada aja yg jadi pemabokan sih, emang di aceh engga ada yg gitu?

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli