Netral English Netral Mandarin
04:38wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Dokter Tirta Bela Jokowi, TZ: Hadiah yang Dibagi Itu untuk Kerumunan Jin dan Dedemit? 

Kamis, 25-Februari-2021 10:00

Dokter Tirta Hudi.
Foto : BNPB
Dokter Tirta Hudi.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain angkat bicara terkait pernyataan Tirta Mandira Hudhi, akrab disapa Cipeng atau dr Tirta.

Tengku Zulkarnain menilai, dr Tirta membela Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kasus yang saat ini tengah hangat diperbincangkan. Kasus yang dimaksud adalah kerumunan yang terjadi saat Presiden Jokowi Kunjungan Kerja (Kunker) ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diketahui Tengku Zulkarnain, dr Tirta sempat menyebut bahwa kerumunan Presiden Jokowi di NTT tidak diundang. Dia juga pertanyakan, dr Tirta yang menyebut bahwa kerumunan tersebut tidak direncanakan.

"Terus hadiah hadiah yg dibagi bagi itu dimaksudkan utk kerumunan Jin dan Dedemit, bukan kerumunan Orang?," tanya Tengku Zulkarnain, dikutip dari cuitannya, Kamis (25/2/2021).

Lebih lanjut Tengku Zulkarnain mempertanyakan, mengapa saat ini banyak orang aneh. Selain itu, orang dinilai sulit untuk berpikir dengan cara sederhana.

"Kenapa sekarang banyak Orang jadi aneh, ya.

Berpikir sederhana saja kesulitan.

Aneh...," tegas dia.

Tengku Zulkarnain juga menerangjan bahwa guna adanya pihak pengamanan adalah membubarkan kerumunan. Kerumunan harus dibubarkan tanpa pandang bulu karena apa dan oleh siapa yang terjadi di tempat umum.

"Tanpa pandang bulu di tempat umum. Apapun alasannya...

Dah, gita aja," tegas dia.

Untuk diketahui, sebelumnya dr Tirta merangkum pendapatnya menjadi enam poin terkait kerumunan Jokowi di NTT. Di antaranya, yaitu:

1. Menurut dr Tirta, Presiden Jokowi tidak sama sekali mengajak berkumpul, apalagi membuat promo, undangan, tiket, dan lainnya. Sepengamatannya, semua atas antusias menyambut presiden.

"Ini tugas protokoler mengatur keramaian. Dan emng kalah jumlah," tegas dr Tirta.

2. Pada salah satu video, sedan Presiden Jokowi sampai dikejar warga yang ingin menyapa. Tampak protokoler sampai kewalahan. 

3. Presiden Jokowi tampak di video, sudah berusaha menenangkan dan mengingatkan protokol, tapi warga tetap mengerubungi mobil. 

"Ga mngkin mobil trus melaju kan? Satu2 nya cara agar bubar, ya mau ga mau pakde keluar dr atap, dan menyapa dan meminta warga kembali ke rumah masing2," kata dia.

4. Kasus tersebut menurutnya menjadi refleksi agar tim protokoler lebih berhati-hati mengatur agenda dan alur massa di lapangan ketika kegiatan Presiden Jokowi. 

5. Atas kejadian ini, pihak biro pers Istana juga sepengetahuan dr Tirta sudah klarifikasi, dan baginya itu sudah jelas.

6. Dokter Tirta harap ke depan, Istana lebih selektif dan protektif jika agenda Presiden Jokowi di lapangan. Pasalnya antusiasme warga yang sangat besar 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani