Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:36wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Dokter Suntik Presiden dengan Gemetar, RG: Khawatir Presiden Alergi atau Tiba-Tiba Covid

Kamis, 14-January-2021 11:50

Pengamat Politik Rocky Gerung
Foto : Istimewa
Pengamat Politik Rocky Gerung
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung (RG) angkat bicara terkait Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Dr Abdul Muthalib, yang gemetar suntik Vaksin Sinovac pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Rocky menilai, tangan dokter yang gemetar menunjukkan ketidakpercayaan diri pada dokter tersebut. Padahal menyuntik seharusnya dianggap hal biasa, apalagi dilakukan oleh orang yang telah puluhan tahun berkecimpung dalam profesinya.

Rocky pertanyakan, gemetar dokter apakah timbul selepas mengetahui bahwa efikasi Vaksin Sinovac di Brazil yang merosot menjadi 50,4 persen yang awalnya 78 persen. 

"Maka dia (dokter yang suntik presiden) khawatir, sebab orang akan salahin dia tuh kalau presiden misalnya dalam seminggu ini kena alergi atau tiba-tiba presiden kena positif Covid," ujar Rocky, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Kamis (14/1/2021).

Ini dinilai erat kaitannya dengan komunikasi publik dari pemerintah yang sangat buruk. Menurut Rocky, jangankan rakyat, profesor, dokter kepresidenan saja terlihat ragu menyuntik dan terbaca betul ketegangan. 

Rocky duga Presiden Jokowi tidak tidur nyenyak pasca divaksin, karena tahu ada penolakan dari publik. Bahkan ada penolakan yang dilakukan oleh PDIP melalui Anggota DPR, Ribka Tjiptaning. 

"PDIP Perjuangan tidak memberi suasana yang menyenangkan di hari pertama. Jadi bayangkan ini partai terbesar di hari pertama mbalelo," ujar Rocky. 

Diduga ada problem yang sangat fundamentalis tentang vaksin, entah soal bisnis yang tidak terbagi rata atau presiden yang sebetulnya menyembunyikan beberapa faktor dari vaksinasi.

"Kita lihat saja seminggu efek dari drama penyuntikkan Jokowi, tiba di daerah-daerah dan menimbulkan juga dokter-dokter daerah nanti gemetar kalau menyuntik. Apalagi kalau harus nyuntik sesama tenaga medis, itu lebih lucu lagi," ujar dia sambil tertawa. 

Tapi secara psikologis bisa dibayangkan bahwa dokter membaca banyak informasi dan tahu, ada yang belum selesai dengan Vaksin Sinovac.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli