Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:50wib
Singapura akan melarang masuk orang yang dalam 14 hari belakangan memiliki riwayat perjalanan ke India, negara yang kini sedang dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memutuskan untuk memperpanjang masa larangan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Diwajibkan Kenakan Batik Khas Kaltara, Ternyata Begini Keindahannya

Kamis, 18-Februari-2021 14:20

Keindahan batik Kaltara.
Foto : Koran Kaltara
Keindahan batik Kaltara.
9

TANJUNG SELOR, NETRALNEWS.COM - Tak kalah dengan daerah lain, Kalimatan Utara juga memiliki batik khas. Warna-warna cerah dan motif dayak menjadi dominan dalam desainnya.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang meminta masyarakat setempat untuk mengenakan batik khas provinsi itu pada acara-acara resmi di perkantoran

"Sejak tanggal 9 Desember 2020, kalau ada pertemuan di Jakarta saya selalu menggunakan batik khas Kalimantan Utara," kata Zainal saat pencanangan pembangunan zona integritas di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Kalatara, Kamis, (18/2/2021).

Dia mengimbau penggunaan batik khas Kaltara terutama di instansi pemerintah dan swasta serta perbankan.

"Saya imbau tidak usah menggunakan Perda, mari kita mengangkat kearifan lokal. Siapa lagi kalau bukan kita dan kapan lagi kalau bukan sekarang," kata Zainal.

Dia juga mengimbau dalam pembangunan gedung perkantoran agar ada penggunaan ornamen atau motif khas Kaltara untuk mengangkat kearifan lokal.

Zainal juga menyampaikan pantun yang berbunyi "burung enggang burung Kalimantan, terbang tinggi di udara. Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan untuk memajukan Kalimantan Utara".

Dilansir Antara, pada hari pertama bertugas Zainal langsung meresmikan pencanangan pembangunan zona integritas di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Kaltara di Tanjung Selor.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani