Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:04wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Dipecat Demokrat, Marzuki Alie: Karma Itu Nyata, Saksikan Saja Episode Berikutnya...

Sabtu, 27-Februari-2021 21:20

Marzuki Alie dipecat dari Partai Demokrat
Foto : Kabar online
Marzuki Alie dipecat dari Partai Demokrat
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat (PD) Yan Harahap di akun Twitternya mengunggah pernyataan tertulis DPP Demokrat soal pemberhentian tetap dengan tidak hormat terhadap tujuh kader PD termasuk Marzuki Alie.

Dalam cuitannya, Yan Harahap menandai akun Twitter Marzuki Alie sebagai salah satu kader yang dipecat Demokrat.

"Dengan diberhentikan tetap dan dicabutnya keanggotaan Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya, serta @marzukialie_MA, maka hak dan kewajibannya sebagai Anggota @PDemokrat tidak berlaku lagi," cuit @YanHarahap mengutip pernyataan DPP Demokrat, Sabtu (27/2/2021).

Cuitan Yan Harahap direspons oleh Marzuki Alie. Ia membalas dengan singkat. "Semakin melanggengkan PD menjadi dinasti," tulis @marzukialie_MA.

Komentar Marzuki Ali itu ditanggapi oleh politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution. Ia menyampaikan salam perpisahan dengan Marzuki sekaligus mengingatkan jika Demokrat sudah banyak berjasa untuk mantan Ketua DPR itu.

"Sehat selalu Pak MA. @PDemokrat sudah banyak berjasa untuk Anda. Cukup sampai di sini mungkin kebersamaan itu. Sampai jumpa dalam kesempatan lainnya sebagai sesama anak bangsa," balas @syahrial_nst.

Dibalas demikian, Marzuki Alie pun kembali merespon. la mengaku bakal menerbitkan buku soal perjalanannya bersama Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), supaya sejarah tertulis dengan baik dan bukan karangan atau rekayasa.

Selain itu, Marzuki juga menyinggung soal karma yang akan terjadi baik secara langsung ataupun tidak, serta mengingatkan bahwa akan ada episode-episode selanjutnya.

"Inshaa Allah saatnya saya akan terbitkan buku perjalanan bersama PD dan SBY, agar sejarah tertulis dengan baik, bukan karangan atau rekayasa," kata @marzukialie_MA.

"Yang jelas karma pasti akan terima balasannya. Langsung atau tidak langsung akan nyata, kita saksikan saja episode-episode berikutnya," tutupnya.

Meski demikian, Marzuki Alie tidak menjelaskan lebih rinci soal maksud dari "episode-episode berikutnya".

Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat memberhentikan tetap tujuh dengan tidak hormat. Enam kader diantaranya, yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dipecat karena dinilai terlibat Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) secara inkonstitusional.

Sementara Marzuki Alie dipecat disebut terbukti melakukan pelanggaran etika Partai Demokrat, sebagaimana rekomendasi Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra melalui keterangan tertulisnya, Juma (26/2/2021).

"Marzuki Alie terbukti bersalah melakukan tingkah laku buruk dengan tindakan dan ucapannya yakni menyatakan secara terbuka di media massa dengan maksud agar diketahui publik secara luas tentang kebencian dan permusuhan kepada Partai Demokrat, terkait organisasi, kepemimpinan dan kepengurusan yang sah," kata Herzaky.

"Tindakan yang bersangkutan telah mengganggu kehormatan dan integritas, serta kewibawaan Partai Demokrat.Pernyataan dan perbuatan Marzuki Alie merupakan fakta yang terang benderang berdasarkan laporan kesaksian dan bukti-bukti serta data dan fakta yang ada," sambungnya.

Oleh karena itu, Dewan Kehormatan Partai Demokrat menyatakan bahwa Marzuki Alie tidak perlu dipanggil untuk didengar keterangannya lagi, atau diperiksa secara khusus, sesuai dengan ketentuan Pasal 18 Ayat (4) Kode Etik Partai Demokrat.

Ditambahkannya, berdasarkan keputusan dan rekomendasi Dewan Kehormatan Partai Demokrat, jelas bahwa Marzuki Alie telah melakukan tindakan atau perbuatan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat, Pakta Integritas dan Kode Etik Partai Demokrat.

"Tindakan Marzuki Alie sangat melukai perasaan para pimpinan, pengurus dan kader Partai Demokrat, di seluruh tanah air. Hal ini dibuktikan dengan adanya desakan yang sangat kuat dari para pimpinan dan pengurus serta para kader di tingkat DPP, DPD, DPC dan organisasi sayap, termasuk para senior partai, untuk memecat Marzuki Alie," imbuhnya.

"Mereka sangat marah atas perilaku Marzuki Alie, juga merasa sangat terganggu dengan pernyataan-pernyataan terbuka di media massa dari Marzuki Alie, yang menghambat kerja-kerja politik mereka untuk memperjuangkan harapan rakyat," tandas Herzaky.

Ditegaskan Herzaky, sebagai konsekuensi atas tindakan Marzuki Alie, maka kepada yang bersangkutan diberikan sanksi tegas pemberhentian tetap sebagai Anggota Partai Demokrat. Untuk itu diterbitkan Keputusan tentang Pemberhentian Tetap Saudara Marzuki Alie sebagai Anggota Partai Demokrat melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani