Netral English Netral Mandarin
banner paskah
07:33wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Din Syamsuddin Dituduh Radikal, Modus Kriminalisasi? 

Sabtu, 13-Februari-2021 21:15

Ustaz Jeje Zaenudin, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis).
Foto : persis.or.id
Ustaz Jeje Zaenudin, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis).
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) Ustaz Jeje Zaenudin mengaku sedih dan prihatin atas pengaduan pihak tertentu yang menyatakan mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin adalah orang radikal. 

"Jika orang sebegitu moderatnya seperti Din Syamsuddin sudah diadukan dan dilaporkan sebagai orang radikal, lalu mau seperti apa mengukur orang moderat yang sebenarnya?" kata Ustaz Jeje dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2021). 

Ustaz Jeje mengatakan, melaporkan aparatur sipil negara (ASN) ataupun warga negara lainya yang kritis dengan tuduhan radikal tentu sangat kontra produktif dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang menginginkan rakyatnya kritis. 

"Bertentangan juga dengan alam demokrasi, dan bahayanya akan jadi modus kriminalisasi sekaligus cara memberangus lawan politik dan pihak- pihak yang dianggap bersebrangan  kepentingan dengan kelompok yang berkuasa," ujarnya. 

Ketua MUI Bidang Seni dan Budaya ini mengungkapkan, jika karena bersikap kritis dan korektif atas kebijakan pemerintah yang menyimpang dari prinsip-prinsip keadilan bernegara dilaporkan sebagai radikal, maka sama saja dengan membunuh kewajiban amar maruf nahyi munkar yang dijamin pada negara demokrasi ini. 

"Jangan sampai menjadi preseden buruk bagi orang-orang yang berjasa dan cinta pada negara jadi korban pelaporan atas tuduhan radikal, hanya karena kritis dan vokal terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat," ujar Ustaz Jeje. 

Menurutnya, Din bukan hanya sebagai orang yang moderat yang diakui dan diapresiasi di dalam dan luar negeri, tetapi juga tokoh yang sering menginisiasi forum-forum internasional yang bertema gerakan wasathiyah Islam. 

Salah satunya usaha Din menjadi inisiator menyelenggarakan "High Level Consultation of World Muslem Scholars on Wasatiyaat Islam" yang sukses melahirkan "Pesan Bogor" 1 Mei 2018 yang isi pokoknya adalah penegasan tentang kemoderatan Islam. 

"Oleh karena itu, kita meminta pada pihak yang menuduh dan melaporkan Pak Din, agar mencabut lagi pengaduan itu sebelum menjadi api polemik dan konflik yang lebih luas di masyaraka," pungkas Ustaz Jeje. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP