Netral English Netral Mandarin
04:48wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Dikabarkan Memanas Prabowo Panggil Anies, Netizen Malah Sebut Pasti Gebrak Meja

Minggu, 07-Februari-2021 08:35

Dikabarkan Memanas, Prabowo Panggil Anies
Foto : CNN Indonesia
Dikabarkan Memanas, Prabowo Panggil Anies
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Belakangan ini ada isu mencuat jika hubungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memanas. Maka dari itu, dikabarkan Prabowo memanggil Anies. Sebenarnya fakta yang sesungguhnya bagaimana?

Kabar miring itu muncul berawal dari pernyataan Kader Gerindra Ali Lubis yang memberikan kritik tajam pada Anies Baswedan soal penanganan Covid-19.

Warganet di akun FB Mak Lambe Turah, ramai ikut menggunjingkan persoalan tersebut.

MLT: "Pak Menhan sebenarnya kerjanya apa ya sodara2??"

Wida Janjee: "Kena lempar hengpong gak yaaak tar wan toa."

Vèro: "Itu tempelan doank kayaknya mak... Supaya mingkem ngga rusuh. Nangani 1 anak buahnya si zonk aja dia ngga mampu."

Saputri Wong Salatiga: "Masih jalan 2 kaki ternyata pak wowo aku kira cuma 1kaki."

Adhy: "Seharusnya mereka internal gak perlu berantem, sebab klo Anis dipaksa mundur yg naik pasti pengganti nya kader asli Gerindra itu sendiri.Drama klean...."

Paidjah Formoza: "Pasti gebrak mejaa."

Sementara tu, kabar hubungan Prabowo dan Anies memanas dibantah oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Ia menyebut jika tak ada permasalahan apapun di antara keduanya.

Lanjutnya, Riza juga mengklaim hubungan keduanya baik-baik saja, tidak ada persoalan sama sekali.

“Hubungannya baik ya, enggak ada masalah, Pak Prabowo dengan semua, dengan Pak Anies dengan Pak Sandiaga Uno dengan yang lainnya, baik,” ujar Ariza, dikutip Jakbarnews.com.

Ariza pun membantah Prabowo selaku Ketua Umum Partai Gerindra memanggil Anies Baswedan.

“Enggak ada, Enggak ada dipanggil,” tandas dia. Terkait rencana pertemuan Prabowo dan Anies, kata Ariza, semuanya dimungkinkan.

Menurut dia, tidak ada masalah jika antara para pemimpin melakukan pertemuan apalagi jika pertemuannya dalam rangka pembangunan Indonesia yang lebih baik.

Sementara di sisi lain, Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak justru mengakui adanya pertemuan antara bosnya itu dan Anies Baswedan.

Namun Dahnil enggan menyebutkan soal pertemuan tersebut.

"Tanya Pak Anies saja," singkatnya.

Seperti diketahui, kabar hubungan antara Gerindra dan Anies Baswedan memanas muncul setelah adanya pernyataan Ali Lubis selaku Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur yang menyuruh Anies mundur dari Gubernur DKI.

Ali Lubis mendadak menyerang kinerja Anies Baswedan dan menyuruhnya untuk mundur.

Ali geram usai Anies meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan Covid-19 di Jabodetabek. Ali menyebut, keinginan Anies seolah Pemprov DKI Jakarta tak sanggup lagi menangani Covid-19.

Sontak, sejumlah pihak bereaksi atas sikap Ali itu, mengingat Gerindra merupakan pengusung utama Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Bahkan, Wakil Gubernur DKI jakarta, Ahmad Riza Patria yang merupakan Ketua DPP Gerindra juga menentang keras pernyataan Ali Lubis.

Semuanya harus belajar sebagai kader memahami tugas-tugas partai dan apa yang diusung partai yaitu partai pengusung Anies-Sandi dan kini dilanjutkan dengan Anies-Ariza, harus terus dikawal agar berhasil program-programnya," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021, dikutip dari

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto